Arina.id – Kegaduhan akibat rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencaplok Greenland berbuntut panjang. Kali ini sejumlah negara Eropa telah mengirim pasukan ke sana untuk mengikuti latihan bersama sebagai bentuk solidaritas terhadap Denmark.
Kabar terbaru, Kanada dikabarkan juga bakal mengirimkan sejumlah kecil pasukan ke Greenland. Mengutip dua pejabat senior Kanada, The Globe dan Mail melaporkan bahwa pasukan tersebut akan mengikuti latihan bersama dengan anggota NATO lainnya.
Namun, rencana Kanada untuk mengirimkan pasukan harus menunggu persetujuan dari Perdana Menteri Mark Carney, yang dikabarkan belum memastikan kapan dirinya akan mengambil keputusan, meski langkah itu dinilai tak terelakkan.
Dikutip dari RIA Novosti, Swedia, Belanda, Norwegia, Prancis, Inggris, Jerman, dan Finlandia telah lebih dahulu mengumumkan rencana mengirim pasukan ke pulau di bawah kendali pemerintah Denmark tersebut. Pekan lalu, Angkatan Bersenjata Denmark menyatakan akan memperkuat pasukan di Greenland melalui kerja sama dengan NATO dan mengintensifkan latihan di sana.
Sebelumnya, Trump mengumumkan rencananya memberlakukan tarif impor sebesar 10 persen mulai Februari terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia. Angka itu kemudian akan dinaikkan menjadi 25 persen hingga Amerika Serikat mencapai kesepakatan untuk membeli Greenland.
Pulau terbesar di dunia itu adalah bagian dari Kerajaan Denmark, tetapi Trump berkali-kali mengatakan pulau tersebut seharusnya menjadi bagian dari AS. Pemerintah Denmark dan Greenland telah memperingatkan AS untuk tidak merebut wilayah tersebut dan meminta agar teritorial mereka dihormati.
Ancaman tarif AS rusak hubungan transatlantik
Anadolu melaporkan, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Belanda, Norwegia, Swedia, dan Inggris, mengeluarkan pernyataan bersama mengecam ancaman tarif AS baru-baru ini terkait Greenland dan berjanji untuk berkomitmen pada keamanan Arktik sambil tetap menjunjung tinggi kedaulatan mereka.
“Ancaman tarif merusak hubungan transatlantik dan berisiko terus memperburuk hubungan. Kami akan terus bersatu dan terkoordinasi dalam tanggapan kami. Kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi kedaulatan kami,” tulis pernyataan tersebut.
Pernyataan itu menegaskan kembali komitmen kedelapan negara untuk memperkuat keamanan Arktik sebagai kepentingan transatlantik bersama.
“Latihan Denmark yang telah dikoordinasikan sebelumnya, ‘Arctic Endurance’, yang dilakukan bersama Sekutu, menanggapi kebutuhan ini. Latihan ini tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun,” tegas pernyataan tersebut.
Pernyataan itu juga menyatakan solidaritas penuh mereka dengan Denmark dan Greenland. “Dengan melanjutkan proses yang dimulai pekan lalu, kami siap untuk terlibat dalam dialog berdasarkan prinsip-prinsip kedaulatan dan integritas teritorial yang kami dukung dengan teguh,” tambahnya.





Comments are closed.