Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Al-Qur’an Menegaskan Larangan Berbuat Kerusakan di Muka Bumi

Al-Qur’an Menegaskan Larangan Berbuat Kerusakan di Muka Bumi

al-qur’an-menegaskan-larangan-berbuat-kerusakan-di-muka-bumi
Al-Qur’an Menegaskan Larangan Berbuat Kerusakan di Muka Bumi
service

Mubadalah.id – Islam menegaskan larangan berbuat kerusakan di muka bumi sebagai prinsip dasar dalam membangun kehidupan manusia. Larangan tersebut secara eksplisit tercantum dalam sejumlah ayat al-Qur’an yang menempatkan perusakan sebagai tindakan yang bertentangan dengan nilai keimanan dan kemanusiaan.

Salah satu ayat yang sering dirujuk terdapat dalam Surah al-Baqarah ayat 11. Dalam ayat ini menggambarkan adanya kelompok yang justru mengklaim diri sebagai pembawa perbaikan, padahal mereka melakukan kerusakan.

Al-Qur’an menegaskan bahwa klaim tersebut tidak selalu sejalan dengan praktik nyata di lapangan. Ayat ini sekaligus menjadi kritik terhadap sikap hipokrit yang membenarkan tindakan merusak dengan dalih perbaikan.

Selain itu, larangan serupa juga tercatat dalam Surah al-A’raf ayat 56. Ayat tersebut melarang manusia berbuat kerusakan setelah bumi Tuhan ciptakan dalam keadaan baik dan tertata.

Al-Qur’an mengaitkan larangan tersebut dengan perintah untuk berdoa kepada Allah dengan rasa takut dan menegaskan bahwa rahmat Allah dekat dengan orang-orang yang berbuat kebaikan. Pesan ini menempatkan perawatan dan penjagaan bumi sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab manusia.

Dalam Surah as-Syu’ara ayat 183 menjelaskan bahwa larangan berbuat kerusakan berkaitan dengan praktik ketidakadilan. Ayat ini menegaskan bahwa larangan yang merugikan manusia dengan mengurangi hak-haknya, baik dalam relasi ekonomi, sosial, maupun kemanusiaan.

Kerusakan dalam perspektif al-Qur’an tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga struktural, ketika hak-hak manusia dilanggar dan keadilan diabaikan.

Oleh karena itu, rangkaian ayat tersebut menunjukkan bahwa Islam memandang kerusakan sebagai tindakan multidimensi yang menyentuh aspek moral, sosial, dan ekologis. Bahkan, larangan ini menjadi fondasi etik dalam kehidupan bermasyarakat. []

Sumber tulisan: Dalil Tentang Larangan Berbuat Kerusakan di Muka Bumi

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.