Wed,5 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Bunga Ini Tanda Penghormatan Kepada Pendeta Penjaga Alam Poso

Bunga Ini Tanda Penghormatan Kepada Pendeta Penjaga Alam Poso

bunga-ini-tanda-penghormatan-kepada-pendeta-penjaga-alam-poso
Bunga Ini Tanda Penghormatan Kepada Pendeta Penjaga Alam Poso
service

Sekilas, tumbuhan ini terlihat seperti tanaman hias biasa. Bunganya kecil, berwarna oranye cerah, dan tumbuh menumpang pada tanaman lain. Namun, setelah diperiksa mendalam, tumbuhan dari Pegunungan Tokorondo, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, itu ternyata spesies yang belum pernah dideskripsikan secara ilmiah. Spesies tersebut diberi nama Rhododendron yombuwurii. Ia termasuk subgenus Vireya, kelompok rhododendron tropis yang banyak ditemukan di Asia Tenggara. Penemuannya menambah panjang daftar kekayaan hayati Sulawesi, pulau yang dikenal memiliki banyak spesies unik akibat sejarah geologi dan keterpisahan wilayahnya. Kisah penemuan bermula Juni 2023. Saat melakukan penelitian lapangan di sekitar Tentena, tim peneliti menemukan tanaman hidup dari genus Rhododendron yang tidak menyerupai spesies mana pun yang telah dideskripsikan dari Sulawesi. Tanaman tersebut telah dibudidayakan di sekitar Air Terjun Saluopa. Ia tumbuh pada substrat anggrek sebagai epifit. Istilah epifit digunakan untuk tumbuhan yang menempel pada tumbuhan lain sebagai tempat hidup, tetapi tidak mengambil makanan dari inangnya seperti parasit. Berdasarkan informasi dari pengumpul lokal, seluruh substrat itu berasal dari pohon besar yang tumbang di Petirorano, bagian dari Pegunungan Tokorondo. Wilayah tersebut berada pada ketinggian 1.000–1.800 meter di atas permukaan laut, sekitar 19 kilometer sebelah barat Air Terjun Saluopa. Tanaman itu mampu bertahan setelah dipindahkan ke kawasan air terjun yang berada pada ketinggian 560 meter. Spesimen yang sedang berbunga kemudian dikumpulkan pada Juli dan November 2024 untuk dijadikan bahan herbarium. Menentukan tumbuhan sebagai spesies baru tidak cukup hanya berdasarkan warna bunga atau bentuk yang tampak berbeda. Peneliti harus mencari ciri diagnostik, yakni karakter khusus yang dapat membedakannya secara konsisten dari kerabat terdekat. Dalam…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.