Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Alasan di Balik Mayoritas Masyarakat RI yang Tolak Serangan AS-Israel ke Iran

Alasan di Balik Mayoritas Masyarakat RI yang Tolak Serangan AS-Israel ke Iran

alasan-di-balik-mayoritas-masyarakat-ri-yang-tolak-serangan-as-israel-ke-iran
Alasan di Balik Mayoritas Masyarakat RI yang Tolak Serangan AS-Israel ke Iran
service

5 April 2026 18.00 WIB • 2 menit

Alasan di Balik Mayoritas Masyarakat RI yang Tolak Serangan AS-Israel ke Iran


Eskalasi konflik Timur Tengah antara Iran dengan Amerika Serikat-Israel menjadi sorotan tajam dunia, tak terkecuali masyarakat Indonesia. Sebagai negara penganut prinsip politik luar negeri bebas aktif, posisi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh meja diplomasi, tapi juga didorong oleh aspirasi rakyatnya.

Survei yang dilakukan oleh tiga lembaga termashyur Tanah Air, yakni Lembaga Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, dan SaifulMujani Research & Consulting, mayoritas masyarakat Indonesia tegas tidak memberikan legitimasi terhadap serangan militer yang dilakukan AS-Israel ke Iran.

Hasil survei yang bertajuk Legitimasi Publik atas Perang Amerika-Israel dan Iran menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat tidak setuju dengan serangan AS-Israel ke Iran, yakni sebesar 60,1 persen. Sementara itu, sekitar 23 persen di antaranya menyatakan sangat tidak setuju.

Lalu, apa penyebab atau faktor yang membentuk sikap masyarakat dalam menyikapi konflik tersebut?

Penolakan Masyarakat dari Berbagai Perspektif

Hasil survei menunjukkan jika ada beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat Indonesia tidak melegitimasi serangan AS-Israel ke Iran, yaitu:

  • Publik Indonesia pada umumnya tidak realis;
  • Tidak berpandangan bahwa Israel adalah tanah yang dijanjikan;
  • Preferensi pada demokrasi dibanding rezim militer;

Kawan, publik Indonesia pada umumnya tidak realis karena survei menunjukkan bahwa mayoritas warga, sekitar 67 persen, tidak setuju/sangat tidak setuju dengan pandangan bahwa “hubungan antarnegara di dunia pada dasarnya saling mengancam. Karena itu segala cara harus dilakukan untuk mempertahankan diri. Kalau perlu dengan memusnahkan negara lain yang dinilai mengancam”. Sementara itu, yang setuju/sangat tidak setuju hanya 19,1 persen dan yang menyatakan antara setuju dan tidak setuju dan tidak bersikap adalah 3,6 persen.

Selanjutnya, sekitar 53,7 persen warga tidak setuju/sangat tidak setuju dengan pandangan bahwa Israel adalah tanah yang dijanjikan Tuhan untuk Yahudi, sedangkan 21,5 persen setuju/sangat setuju. Di lain sisi, yang menyatakan antara setuju dan tidak setuju adalah 16,1 persen dan yang tidak bersikap sebesar 8,7 persen.

Masyarakat juga memiliki preferensi untuk berada dalam demokrasi dibandingkan rezim militer. Hal ini dibuktikan dengan 54 persen di antaranya yang tidak setuju/sangat tidak setuju dengan tentara aktif yang memerintah negara.

Meskipun demikian, sekitar 36 persen menyatakan setuju/sangat setuju. Masyarakat yang menyatakan antara setuju/tidak setuju adalah sebesar 4,7 persen dan yang tidak bersikap 5,2 persen.

65,3 persen masyarakat berpendapat, meskipun tidak sempurna, demokrasi adalah sistem pemerintahan terbaik untuk Indonesia. Proporsi ini jauh lebih tinggi dibanding keadaan otoritarianisme, sekitar 11,5 persen.

Dari paparan di atas, bisa disimpulkan bahwa secara keseluruhan, perang AS-Israel dengan Iran tidak mendapatkan legitimasi dari publik Indonesia. Aspirasi ini sangat penting untuk didengar pemerintah, khususnya dalam memberikan respons luar negeri atas perang yang sedang terjadi antara tiga negara tersebut.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.