Sun,24 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Apakah Ular Viper Bakau Berbahaya?

Apakah Ular Viper Bakau Berbahaya?

apakah-ular-viper-bakau-berbahaya?
Apakah Ular Viper Bakau Berbahaya?
service

  Namanya ular viper bakau (Trimeresurus purpureomaculatus) atau dikenal juga dengan julukan Mangrove Viper. Jenis ini merupakan penghuni tersembunyi di ekosistem mangrove dan pesisir Asia Tenggara. Ular bakau termasuk kelompok pit viper dari famili Viperidae, yang memiliki ukuran maksimum berkisar 100 cm. Tanpa tanda peringatan, jenis ini akan menyerang dengan cepat terhadap ancaman. Racun hemotoksiknya yang kuat, dapat menyebabkan penyakit serius atau bahkan kematian. Siang hari, ular ini dapat ditemukan di dahan rendah, sekitar satu atau dua meter dari permukaan. Warnanya bervariasi dari hitam, hijau, abu-abu gelap, atau cokelat keunguan hingga cokelat dengan pola lemah, disertai garis putih di setiap sisi tubuh. Atau bahkan, hijau kekuningan dengan bintik-bintik gelap. Sisiknya memiliki tonjolan kuat bergelombang. Variasi warna tubuh itu, merupakan kemampuannya menyamar dengan sempurna di antara dedaunan hijau, lumpur gelap, dan bayangan yang kontras di hutan mangrove. Warna hitam, khususnya, membaur dengan area lumpur hitam dan akar bakau yang gelap. Ciri lainnya adalah adanya organ lubang (pit organ) di antara mata dan hidung. Organ ini sangat sensitif terhadap panas inframerah yang dipancarkan oleh mangsa berdarah panas. Kondisi ini, memungkinkan sang ular “melihat” bayangan panas mangsanya dalam kegelapan total. Persebarannya luas di Asia Tenggara, mulai Myanmar, Thailand, Kamboja, Vietnam, hingga Singapura, Semenanjung Malaysia, dan tentu saja Indonesia. Sesuai nama, habitat utamanya adalah hutan mangrove yang menyediakan segala kebutuhan hidupnya. Di hutan mangrove sumber makanannya melimpah karena di ekosistem ini kaya akan populasi yang menjadi mangsa utama ular ini. Struktur habitat yang Ideal berupa akar-akar bakau yang kompleks dan dahan-dahan pohon, memberikan tempat persembunyian dan arena berburu yang sempurna…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.