Sun,6 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Pohon Roboh Bisa Bangkit Sendiri, Ada “Otot” yang Menariknya Kembali Tegak

Pohon Roboh Bisa Bangkit Sendiri, Ada “Otot” yang Menariknya Kembali Tegak

pohon-roboh-bisa-bangkit-sendiri,-ada-“otot”-yang-menariknya-kembali-tegak
Pohon Roboh Bisa Bangkit Sendiri, Ada “Otot” yang Menariknya Kembali Tegak
service

Pohon yang roboh atau miring ternyata mampu meluruskan dirinya sendiri berkat sebuah sistem di dalam batangnya yang bekerja persis seperti otot. Sebuah studi baru berhasil melacak mekanisme di balik kemampuan ini, yang oleh para peneliti digambarkan sebagai sistem sensorimotor yang beroperasi langsung di jaringan kayu. Penelitian yang dipimpin oleh tim dari Institut Nasional Penelitian Pertanian, Pangan, dan Lingkungan Prancis (INRAE) ini melanjutkan temuan tahun 2012 yang pertama kali menunjukkan bahwa tumbuhan memiliki proprioseptif, yaitu kemampuan mengenali posisi bagian tubuhnya sendiri di ruang, kemampuan yang selama ini dianggap hanya dimiliki hewan. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa indra ini membantu tumbuhan menjaga postur dan tetap tegak, namun mekanisme biologis yang menggerakkannya belum terungkap, hingga penelitian terbaru ini menemukan “otot” yang selama ini bekerja diam-diam menarik batang pohon kembali ke posisi lurus. Menyingkirkan Gravitasi dan Cahaya untuk Menemukan Otot Tersembunyi Tumbuhan tidak hanya merespons satu sinyal saja. Mereka bereaksi terhadap gravitasi, cahaya, dan bentuk tubuhnya sendiri, sehingga sulit mengisolasi dan mempelajari satu indra secara terpisah. Untuk memisahkan proprioseptif dari faktor-faktor lain itu, peneliti merancang eksperimen yang menghilangkan pengaruh arah gravitasi dan cahaya sepenuhnya. Mereka menempatkan pohon poplar muda pada platform horizontal yang berputar terus-menerus pada porosnya, di dalam sebuah bola yang diterangi merata dari segala arah. Dengan arah gravitasi dihilangkan dan cahaya datang seimbang dari semua sisi, setiap gerakan koreksi diri yang tersisa dapat dikaitkan langsung dengan indra internal pohon terhadap bentuk tubuhnya sendiri. Pohon poplar putih (Populus alba), salah satu spesies induk dari hibrida Populus tremula x alba yang digunakan dalam eksperimen tension…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.