Sat,25 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Arah Dana IPO Emiten Sarang Burung Walet

Arah Dana IPO Emiten Sarang Burung Walet

arah-dana-ipo-emiten-sarang-burung-walet
Arah Dana IPO Emiten Sarang Burung Walet
service

KABARBURSA.COM – Emiten sarang burung walet PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) memaparkan arah penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham atau IPO per 31 Desember 2025. 

Berdasarkan keterbukaan informasi, dari dana bersih Rp100,23 miliar, perseroan baru merealisasikan Rp10 miliar, sementara mayoritas dana masih tersimpan menunggu tahap eksekusi berikutnya.

Direktur Utama Abadi Lestari Indonesia, Edwin Pranata, menyampaikan bahwa RLCO menghimpun dana IPO sebesar Rp105,00 miliar dengan biaya penawaran umum Rp4,77 miliar. Dengan demikian, dana bersih yang diperoleh perseroan mencapai Rp100,23 miliar. 

“Dana tersebut sejak awal dialokasikan untuk dua pos utama, yakni modal kerja dan setoran modal kepada entitas anak,” ujar Edwin dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Januari 2026.

Dalam rencana penggunaan dana, perseroan menetapkan porsi modal kerja sebesar Rp56,46 miliar. Sementara itu, setoran modal kepada entitas anak dialokasikan sebesar Rp43,77 miliar. 

Kedua pos tersebut mencakup seluruh dana bersih IPO tanpa adanya alokasi tambahan untuk kebutuhan lain di luar rencana awal.

Hingga akhir Desember 2025, realisasi penggunaan dana masih terbatas. Perseroan mencatat realisasi modal kerja sebesar Rp10,00 miliar. Adapun setoran modal ke entitas anak belum direalisasikan. 

Dengan demikian, total dana yang belum digunakan mencapai Rp90,23 miliar atau sekitar 90 persen dari dana bersih IPO.

Laporan tersebut juga merinci struktur biaya penawaran umum yang menyerap Rp4,77 miliar. Biaya jasa penjualan menjadi komponen terbesar dengan nilai Rp1,05 miliar. Biaya jasa akuntan publik tercatat Rp980,00 juta, disusul biaya jasa penjaminan emisi sebesar Rp769,03 juta dan biaya jasa penyelenggaraan Rp731,00 juta. Sementara itu, biaya konsultan hukum mencapai Rp600,00 juta dan biaya notaris sebesar Rp125,00 juta.

Selain itu, perseroan mengeluarkan biaya untuk lembaga penunjang pasar modal, termasuk biaya biro administrasi efek Rp90,00 juta. Biaya lain-lain mencakup pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rp150,00 juta, pendaftaran OJK Rp52,50 juta, pendaftaran KSEI Rp15,83 juta, serta biaya percetakan dan iklan Rp191,91 juta.

Manajemen menyatakan bahwa sisa dana IPO masih disimpan dan akan digunakan sesuai rencana yang telah disampaikan dalam prospektus. 

Hingga laporan ini disusun, belum terdapat perubahan rencana penggunaan dana maupun pergeseran alokasi antarpos. (*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.