Kemunculannya yang tiba-tiba menjadi sensasi di media sosial, juga berita di berbagai media. Sawah warga di Sumatera Barat, tanahnya ambles. Rongga yang terbentuk berisi air jernih. Masyarakat yang penasaran pergi ke lokasi dan mencoba melihat dari dekat. Garis polisi pun dipasang di sekeliling lubang. Awalnya ada rekahan kecil. Rekahan di sawah warga di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, ini menjadi jalur masuknya air hujan ke dalam tanah. Curah hujan yang tinggi menghasilkan aliran makin besar. Rekahan tergerus. Pada 4 Januari 2025, sebuah lubang dengan diameter sekitar 7 meter dan kedalaman sekitar 5,7 meter tercipta. Warga menemukannya saat hendak bekerja di sawah. Sumber lain menyebut, ada warga yang mendengar suara keras sebelum kejadian. Dalam istilah geologi, fenomena alam itu disebut sinkhole atau lubang amblas. Bisa terjadi di mana saja, namun umumnya di kawasan karst. Secara alami jenis batuan di area ini mudah larut, yang akhirnya runtuh dan membentuk rongga. Sinkhole merupakan fenomena yang berpotensi terjadi di wilayah karst. Foto: Wikimedia Commons/Luis Fernández García/CC BY-SA 4.0 Terkait munculnya sinkhole di Sumatera Barat, Wahyu Wilopo, dosen Teknik Geologi Fakultas Teknik UGM menjelaskan, hal itu terjadi akibat kombinasi beberapa faktor geologi. Seperti pelarutan batu gamping, erosi material lapuk, dan curah hujan tinggi. Seperti diketahui, wilayah Sumatera dan sekitarnya didera siklon Senyar pada akhir November 2025, yang memicu curah hujan tinggi. “Pencegahan total sulit dilakukan, tetapi mitigasi dapat melalui pemantauan geologi, pengendalian tata guna lahan, serta sistem drainase yang baik,” ungkapnya, dikutip dari situs resmi UGM, Rabu…This article was originally published on Mongabay
Bagaimana Fenomena Sinkhole Muncul di Indonesia?
Bagaimana Fenomena Sinkhole Muncul di Indonesia?





Comments are closed.