Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Banjir Pati Masih Setinggi Dada Orang Dewasa, Warga Bertahan di Pengungsian

Banjir Pati Masih Setinggi Dada Orang Dewasa, Warga Bertahan di Pengungsian

banjir-pati-masih-setinggi-dada-orang-dewasa,-warga-bertahan-di-pengungsian
Banjir Pati Masih Setinggi Dada Orang Dewasa, Warga Bertahan di Pengungsian
service

Pati, NU Online

Banjir yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, hingga hari ini masih belum sepenuhnya surut. Di sejumlah wilayah, genangan air bahkan masih mencapai setinggi dada orang dewasa. Kondisi ini membuat warga terdampak memilih bertahan di pengungsian sambil menunggu situasi membaik.

Salah satu titik banjir terparah berada di Dukuh Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati. Hingga Selasa (20/1/2026), wilayah tersebut masih tergenang banjir cukup dalam, meski kondisi jalan utama di sekitarnya terlihat sudah kering.

Sutowo, salah seorang warga Dukuh Guyangan, mengatakan bahwa banjir telah merendam kampungnya selama hampir sepekan. Hingga kini, air belum sepenuhnya surut dan aktivitas warga masih sangat terbatas.

“Alhamdulillah banjirnya datangnya lambat, sehingga kita bisa menyelamatkan barang-barang. Sudah bersiap-siap,” ujarnya saat ditemui NU Online di posko banjir Dukuh Guyangan.

Ia menjelaskan, hampir seluruh warga di dusunnya memilih mengungsi, baik ke posko pengungsian maupun ke rumah sanak saudara di wilayah yang lebih aman. Meski demikian, kebutuhan dasar warga di posko pengungsian sejauh ini relatif tercukupi.

“Pada umumnya tiga kali makan. Alhamdulillah ini ada donasi sosial dari orang-orang,” ungkapnya.

Menurut Sutowo, pemerintah sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi banjir, di antaranya melalui normalisasi Sungai Silugonggo. Selain itu, pembangunan tanggul dan bendungan karet juga telah dilakukan di sungai tersebut.

Namun, tingginya intensitas hujan yang turun di wilayah hulu, khususnya di kawasan Gunung Muria dan Pegunungan Kendeng, menyebabkan debit air meningkat tajam dan menggenangi dataran rendah di Kabupaten Pati. Karena itu, ia berharap pemerintah segera melakukan langkah jangka panjang berupa pemulihan lingkungan.

“Harapan kita sebenarnya untuk reboisasi di atas (Gunung Muria dan Pegunungan Kendeng). Jadi ada resapan dari atas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua NU Peduli Pati Edi Kiswanto menyampaikan bahwa kondisi banjir di Kabupaten Pati secara umum mulai berangsur surut. Meski demikian, beberapa kecamatan seperti Juwana, Jakenan, Gabus, dan Sukolilo masih terdampak banjir cukup serius.

Ia menambahkan, sebagian warga di wilayah tersebut memilih mengungsi, sementara sebagian lainnya bertahan di rumah masing-masing. NU Peduli Pati kembali menerjunkan relawan untuk membantu warga terdampak, sekaligus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak.

Bahkan, saat ini NU Peduli Pati bersinergi dengan BPBD Kabupaten Pati untuk mendirikan posko banjir baru yang berlokasi di Gedung MWCNU Jakenan.

“Beberapa hari ke depan kami masih fokus penjadwalan pemberian bantuan lewat posko-posko cabang kami di beberapa MWCNU terdampak banjir,” terangnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.