Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Berhasil Turun 6 Kg dalam 16 Hari Tanpa Obat Diet, Ini Menu Makannya

Berhasil Turun 6 Kg dalam 16 Hari Tanpa Obat Diet, Ini Menu Makannya

berhasil-turun-6-kg-dalam-16-hari-tanpa-obat-diet,-ini-menu-makannya
Berhasil Turun 6 Kg dalam 16 Hari Tanpa Obat Diet, Ini Menu Makannya
service

Bunda ingin turun berat badan saat Lebaran? Mungkin kisah diet kali ini bisa menginspirasi Bunda.

Menurunkan berat badan dalam waktu singkat sering kali dianggap mustahil tanpa bantuan obat diet atau metode ekstrem. Namun seorang ahli nutrisi membuktikan hal sebaliknya.

Dengan pola makan tertentu yang disiplin, seseorang bisa menurunkan hingga sekitar 6 kg hanya dalam 16 hari tanpa perlu suntikan lemak maupun menahan lapar berlebihan. Kok bisa?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Metode diet ini diperkenalkan oleh ahli nutrisi asal London bernama Petronella Ravenshear. Ia membagikan pengalaman pribadi sekaligus pola makan yang disebut mampu membantu banyak kliennya menurunkan berat badan secara signifikan dengan mengatur kembali sistem pencernaan dan hormon tubuh.

Bagaimana caranya? Mengutip The Sun, mari simak kisah diet Petronella Ravenshear yang turun berat badan 6 kg dalam 16 hari.

Mulai diet karena berat badan naik saat menopause

Petronella mengungkapkan bahwa dirinya sejak muda memiliki tubuh ramping dengan berat sekitar 50 kg. Ia juga terbiasa mengenakan pakaian ukuran kecil tanpa kesulitan.

Saat memasuki usia 50 tahun dan mengalami menopause, tubuhnya mulai berubah. Berat badannya naik hingga sekitar 14 kg meski merasa tidak mengubah pola makan secara drastis.

Sebagai ahli nutrisi, awalnya ia mengira kenaikan berat badan biasanya disebabkan oleh makan berlebihan atau kurang berolahraga. Namun ia mulai menyadari bahwa banyak perempuan yang datang ke kliniknya mengaku mengalami hal serupa.

Mereka merasa sudah makan lebih sedikit dan lebih rajin berolahraga, tapi berat badan justru terus bertambah. Pengalaman itu membuat Petronella akhirnya menyadari bahwa perubahan hormon juga berperan besar dalam metabolisme tubuh.

Terinspirasi dari klien

Petronella kemudian mencoba terapi hormon atau Hormone Replacement Therapy (HRT) untuk membantu mengatasi gejala menopause. Terapi tersebut memang menghentikan kenaikan berat badan, tapi tidak membuatnya kembali langsing.

Untuk itu, ia kembali menerapkan pola makan yang sebelumnya direkomendasikan kepada para klien. Program tersebut ia beri nama ‘Human Being Diet‘, sebuah metode diet yang dirancang untuk mengatur ulang sistem pencernaan dan pola metabolisme tubuh.

Diet ini terdiri dari empat fase yang dilakukan secara bertahap selama beberapa minggu. Mari simak fase diet yang dilakukan Petronella.

Fase persiapan: 2 hari makan sayur

Tahap pertama disebut sebagai fase persiapan yang berlangsung selama dua hari. Pada fase ini, pelaku diet hanya diperbolehkan mengonsumsi sayuran tiga kali sehari.

Meski terdengar sederhana, Petronella mengakui tahap awal ini tidak mudah dilakukan. Ia bahkan sempat merasa kesal karena hanya boleh makan sayuran.

Fase ini bertujuan membantu tubuh mulai beradaptasi dan membersihkan pola makan sebelumnya sebelum memasuki tahap berikutnya.

Fase reset: Hari ke-3 sampai ke-16

Setelah dua hari pertama selesai, diet berlanjut ke fase kedua yang berlangsung dari hari ketiga hingga hari ke-16. Tahap ini disebut sebagai fase reset karena tubuh mulai diperkenalkan kembali dengan berbagai nutrisi penting.

Pada fase ini, menu makanan dapat ditambah dengan:

  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Buah
  • Sumber protein

Menurut Petronella, fase ini sangat penting karena membantu menstabilkan hormon dan menurunkan kadar insulin sehingga tubuh lebih mudah membakar lemak.

Fase pembakaran lemak

Setelah melewati 16 hari pertama, diet memasuki fase ketiga yang disebut fase pembakaran. Tahap ini berlangsung minimal selama 10 minggu.

Pada fase ini, pelaku diet boleh mulai menambahkan extra virgin olive oil ke dalam makanan. Kemudian diperbolehkan satu kali ‘treat meal’ atau makan bebas setiap minggu.

Produk susu tanpa gula juga bisa dikonsumsi saat sarapan. Bahkan alkohol diperbolehkan dalam jumlah terbatas saat makan bebas, meski disarankan tidak lebih dari satu hingga dua gelas.

Aturan yang perlu diperhatikan

Program Human Being Diet juga memiliki sejumlah aturan yang harus dipatuhi agar hasilnya maksimal. Beberapa di antaranya seperti makan tiga kali sehari tanpa camilan dan memberi jarak lima jam antar waktu makan.

Selain itu, Bunda hanya dianjurkan minum air putih di antara waktu makan. Makan juga disarankan selesai sebelum pukul 21.00 dan setiap menu harus diawali dengan sumber protein.

Dalam 16 hari pertama, gula, biji-bijian, alkohol, serta minyak sebaiknya dihindari. Menariknya, diet ini menyarankan makan satu buah apel setiap hari.

Olahraga intens atau kardio tidak dianjurkan pada fase awal karena dianggap dapat meningkatkan hormon stres kortisol yang justru menghambat pembakaran lemak.

Fase terakhir: Gaya hidup jangka panjang

Tahap terakhir adalah fase keempat yang berfokus pada perubahan pola hidup jangka panjang. Pada fase ini, Bunda diharapkan sudah memahami pola makan sehat dan mampu menjaga berat badan tetap stabil.

Bunda dapat menambah satu kali lagi makan bebas setiap minggu dan menyesuaikan porsi makanan jika berat badan tetap terkontrol. Menurut Petronella, metode ini telah membantu ratusan perempuan mencapai berat badan yang diinginkan.

Dalam beberapa kasus, penurunan hingga sekitar 6 kg dalam waktu lebih dari dua minggu ketika aturan diet dijalankan secara konsisten.

Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh berbeda. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan program diet dengan kebutuhan kesehatan masing-masing. Tertarik mencoba metode diet ini di rumah, Bunda?

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.