Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Keselamatan dan Hak Anak Harus Jadi Prioritas dalam Penanganan Karhutla

Keselamatan dan Hak Anak Harus Jadi Prioritas dalam Penanganan Karhutla

keselamatan-dan-hak-anak-harus-jadi-prioritas-dalam-penanganan-karhutla
Keselamatan dan Hak Anak Harus Jadi Prioritas dalam Penanganan Karhutla
service

Jakarta, NU Online
Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap anak dan perempuan sangat rentan. Anak, terutama bayi dan balita, merupakan kelompok yang sangat rentan dalam situasi karhutla. Kualitas udara yang memburuk akibat asap dapat berdampak pada organ pernapasan, sistem kekebalan tubuh, hingga fungsi kognitif anak.

Kementerian Kesehatan mencatat 50.891 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah terdampak karhutla sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.600 kasus dialami balita.

“Bencana karhutla bukan sekadar soal angka atau luas lahan yang terbakar, ini tentang napas dan masa depan anak-anak kita,” ujar Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Ia menegaskan keselamatan dan kepentingan terbaik anak harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan penanganan karhutla, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan anak tetap memperoleh akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, kebutuhan dasar, perlindungan, serta dukungan sesuai kondisi mereka selama bencana.

Selain dampak kesehatan, situasi darurat dan pengungsian juga dapat meningkatkan kerentanan anak terhadap berbagai risiko. Anak berpotensi terpisah dari orang tua, mengalami kekerasan, eksploitasi, penelantaran, hingga gangguan psikososial.

“Kondisi darurat karhutla mengganggu aktivitas pendidikan, membatasi ruang bermain, serta menghambat akses anak terhadap layanan dasar. Anak tidak boleh menjadi korban yang tidak terlihat dalam setiap bencana,” kata Arifah.

Karena itu, ia mendorong penguatan protokol perlindungan anak dalam penanganan karhutla melalui koordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Langkah tersebut mencakup penguatan sistem peringatan dini dan pendataan kelompok rentan, keberlanjutan pendidikan, penyediaan layanan kesehatan dan pengungsian yang ramah anak, serta penguatan Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA).

“Partisipasi anak juga perlu diperhatikan melalui Forum Anak,” ungkapnya.

Selain itu, hak anak atas informasi harus tetap dipenuhi dengan memberikan informasi mengenai perlindungan diri secara cepat, akurat, dan mudah dipahami oleh anak dan keluarga.

Arifa juga menekankan pentingnya memastikan lokasi pengungsian aman dan ramah anak. Tempat pengungsian perlu dilengkapi mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak serta dukungan psikososial untuk membantu anak menghadapi rasa takut, kecemasan, kehilangan rasa aman, dan pengalaman traumatis akibat bencana.

Arifah mendorong perubahan paradigma dalam penanganan karhutla, dari sekadar pemadaman api menuju tata kelola bencana yang mempertimbangkan kebutuhan anak. “Kita harus memastikan setelah api padam, hak anak tidak ikut terbakar,” tegasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.