Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Bingke Ketela, Kudapan Tradisional Khas Sumatra Selatan yang Mengandung Nilai Sosial

Bingke Ketela, Kudapan Tradisional Khas Sumatra Selatan yang Mengandung Nilai Sosial

bingke-ketela,-kudapan-tradisional-khas-sumatra-selatan-yang-mengandung-nilai-sosial
Bingke Ketela, Kudapan Tradisional Khas Sumatra Selatan yang Mengandung Nilai Sosial
service

28 Juli 2026 12.00 WIB • 2 menit

Bingke Ketela, Kudapan Tradisional Khas Sumatra Selatan yang Mengandung Nilai Sosial | Wikimedia Commons/SATELITBM


Di beberapa daerah, kue tradisional pada dasarnya tidak terbatas sebagai makanan saja. Ada juga kudapan yang mengandung arti dan nilai di tengah masyarakat, seperti bingke ketela yang menjadi salah satu kue tradisional khas Sumatra Selatan.

Tidak hanya mengenyangkan, kue tradisional ini juga memiliki nilai sosial yang dipahami oleh masyarakat, khususnya yang berasal dari suku Pasemah. Meskipun demikian, kue tradisional ini tetap bisa dinikmati kapan saja tanpa perlu menunggu momen khusus terlebih dahulu.

Bagaimana penjelasan lanjut seputar kue tradisional khas Sumatra Selatan tersebut? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Bingke Ketela, Kudapan Tradisional Khas Sumatra Selatan

Bingke ketela adalah salah satu kue tradisional yang berasal dari daerah Sumatera Selatan. Lebih khususnya lagi, kudapan ini berasal dari kalangan masyarakat Pasemah yang mendiami daerah tersebut.

Seperti namanya, bingke ketela terbuat dari ketela atau ubi kayu sebagai bahan utamanya. Ubi kayu yang menjadi salah satu sumber karbohidrat membuat kudapan ini cukup mengenyangkan saat dikonsumsi.

Dinukil dari buku Novendra dan Dwi Setiati yang berjudul Makanan Tradisional Masyarakat Pasemah di Sumatera Selatan, makanan ini biasanya dikonsumsi saat waktu luang oleh masyarakat. Banyak juga penjual yang menyediakan kudapan tradisional tersebut untuk para pembeli.

Nama bingke ketela sendiri diambil dari bahan dasar serta proses pembuatannya. Saat dimasak, bingke ketela yang terbuat dari bahan dasar ubi kayu tersebut diproses dengan cara dipanggang.

Tidak mudah untuk membuat kudapan tradisional yang satu ini. Salah satu tantangan utama dalam proses pembuatannya terletak pada saat proses pemanggangan.

Saat memanggang, bingke ketela mesti masak luar dan dalam. Besar api yang digunakan menjadi kunci agar bingke ketela bisa matang dengan sempurna.

Seiring berkembangnya zaman, bingke ketela saat ini tidak hanya dimasak dengan cara dipanggang saja. Ada juga bingke ketela yang dimasak dengan cara dikukus.

Cara ini dianggap jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan dipanggang.

Lebih dari Sekadar Kudapan Biasa

Sebagai salah satu kudapan tradisional yang ada di Sumatra Selatan, bingke ketela dipandang lebih dari sekadar makanan yang mengenyangkan saja. Terdapat nilai-nilai khusus yang terkandung di dalam kue tradisional tersebut.

Bagi masyarakat Pasemah, bingke ketela dianggap memiliki nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Kudapan ini sering dihidangkan saat ada tamu yang berkunjung ke rumah.

Selain itu, bingke ketela yang biasa dimakan bersama-sama menjadi simbol kesetaraan antara setiap orang yang mengonsumsinya. Siapa saja bisa menikmati cita rasa dari kudapan tradisional tersebut.

Cara Membuat Bingke Ketela

Meskipun membuat bingke ketela tidak terlalu mudah, Kawan tetap bisa mencoba untuk memasak kue tradisional ini di rumah masing-masing. Apalagi bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat bingke ketela cukup mudah didapatkan.

Untuk membuat bingke kelapa, terdapat beberapa bahan yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu, yaitu.

Bahan

  • Ubi kayu (50 gr)
  • Tepung beras (10 gr)
  • Telur (1 butir)
  • Gula pasir (20 gr)
  • Santan kental (50 gr)

Cara Membuat

  • Pada awalnya, kupas kulit ubi kayu dan bersihkan hingga semua kotoran hilang.
  • Setelah itu, rebus ketela dan haluskan jika sudah matang.
  • Kocok telur dengan gula hingga rata.
  • Masukkan ubi kayu yang sudah dihaluskan dan tepung beras dalam adonan secara perlahan.
  • Jika sudah merata, masukkan adonan ke dalam loyang.
  • Panggang bingke ketela hingga bewrarna kecoklatan dan matang.
  • Jika sudah matang, angkat dan hidangkan bingke ketela untuk dinikmati bersama.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.