Jakarta, Arina.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu (2/8/2026). Kondisi ini dipengaruhi oleh bibit siklon tropis 94W serta sejumlah dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
Prakirawan BMKG Bintari mengatakan bibit siklon tropis 94W diperkirakan berada di Laut Filipina Timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan udara sekitar 1.000 hPa. Meski demikian, peluang sistem tersebut berkembang menjadi siklon tropis dalam 48–72 jam ke depan masih tergolong rendah.
“Bibit siklon tropis 94W diprediksi berada di Laut Filipina Timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan 1.000 hPa. Secara umum, potensinya untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan berada pada kategori peluang rendah,” ujar Bintari dalam pembaruan informasi cuaca BMKG yang diuggah Sabtu (1/8/2026).
Kendati peluang berkembangnya rendah, Bintari menjelaskan bibit siklon tersebut tetap memengaruhi kondisi atmosfer dengan membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang mampu meningkatkan pembentukan awan hujan.
Daerah konvergensi diprakirakan terbentuk di pesisir barat Bengkulu hingga Sumatera Utara, dari Sumatera Utara hingga Aceh, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat, serta Papua Pegunungan hingga Papua. Sementara itu, daerah konfluensi diperkirakan muncul di Selat Malaka, Laut Andaman, Laut Flores, Laut Timor, Laut Sawu, Laut Banda, Laut Arafura, dan Laut Halmahera.
“Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia,” katanya.
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu. Adapun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Prakiraan Cuaca Kota-Kota Besar
Untuk wilayah barat Indonesia, BMKG memperingatkan potensi hujan disertai petir di Padang. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Pontianak, dan Tanjung Selor.
Sementara itu, kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Jambi, Palembang, Pangkalpinang, sebagian besar Pulau Jawa, Palangkaraya, dan Banjarmasin. BMKG juga memprakirakan udara kabur di Bandar Lampung serta asap atau kabut di Samarinda.
Di kawasan timur Indonesia, hujan ringan berpotensi mengguyur Mamuju, Palu, dan Nabire. Adapun cuaca cerah berawan hingga berawan diprakirakan terjadi di Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayapura, dan Merauke.
Selain itu, BMKG memprakirakan udara kabur di Mataram, serta asap atau kabut di Sorong dan Jayawijaya.
Bintari mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di wilayah masing-masing.



Comments are closed.