Sun,23 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Bos Wisma Tretes Ditangkap, Aksi Koboi Jalanan Dipicu Sengketa Layanan Hiburan Malam

Bos Wisma Tretes Ditangkap, Aksi Koboi Jalanan Dipicu Sengketa Layanan Hiburan Malam

bos-wisma-tretes-ditangkap,-aksi-koboi-jalanan-dipicu-sengketa-layanan-hiburan-malam
Bos Wisma Tretes Ditangkap, Aksi Koboi Jalanan Dipicu Sengketa Layanan Hiburan Malam
service

Pasuruan (beritajatim.com) – Aksi koboi jalanan yang dipicu oleh perselisihan bisnis hiburan malam di kawasan Tretes, Pasuruan, akhirnya berhasil dibongkar oleh jajaran kepolisian. Aparat penegak hukum berhasil mengendus keberadaan pelaku pelarian setelah sempat buron ke luar daerah selama beberapa pekan pascakejadian.

Insiden berdarah ini bermula dari adu mulut hebat antara pengelola tempat penginapan dengan salah seorang pengunjung di ruang lobi. Keributan tersebut dipicu oleh rasa kecewa korban terhadap pelayanan wanita penghibur yang diberikan oleh staf internal tempat hiburan tersebut.

“Penyebab tersangka melakukan penembakan dikarenakan korban membuat onar di wisma setelah mendatangi tersangka,” jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, Jumat (5/6). Menurutnya, pemilik usaha berinisial SZP itu tersulut emosi lantaran korban datang dengan nada tinggi untuk meminta uang kompensasi ganti rugi atas pelayanan anak buahnya.

Dalam kondisi naik pitam, pria asal Jombang tersebut langsung mencabut senjata replika jenis Glock dari balik pinggangnya. Pelaku memberondong tubuh korban berkali-kali hingga mengakibatkan luka robek serius di bagian wajah, dada, serta perut.

Petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara langsung mengamankan rekaman kamera pengawas sebagai alat bukti mutlak untuk menjerat pelaku. Sementara itu, proyektil besi yang masih tertanam di area pipi korban terpaksa harus diangkat melalui tindakan pembedahan oleh tim medis rumah sakit.

“Setiap orang yang melakukan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun,” tegas Harto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, senjata berbahaya tersebut kini tengah diburu oleh petugas karena sempat dibuang oleh pelaku ke aliran Sungai Bengawan di wilayah Mojokerto.

Pelaku akhirnya tidak berkutik saat disergap tim buser di dalam sebuah rumah kontrakan yang terletak di wilayah pinggiran Ponorogo. Saat ini, bos wisma Tretes tersebut harus mendekam di sel tahanan demi mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan meja hijau. (ada/kun)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.