Tue,4 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. BUMDes di Bangkalan Siasati Keterbatasan Lahan dengan Apartemen Kepiting Soka

BUMDes di Bangkalan Siasati Keterbatasan Lahan dengan Apartemen Kepiting Soka

bumdes-di-bangkalan-siasati-keterbatasan-lahan-dengan-apartemen-kepiting-soka
BUMDes di Bangkalan Siasati Keterbatasan Lahan dengan Apartemen Kepiting Soka
service

Pesisir Kabupaten Bangkalan di Jawa Timur (Jatim) kaya akan sumber daya kepiting. Merujuk data Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Bangkalan, tahun lalu,  produksi kepiting capai 478,37 ton. Sementara triwulan pertama tahun ini, produksi kepiting sudah mencapai 147,6 ton senilai Rp14,76 miliar. Kepiting yang nelayan jual tidak hanya dari tangkapan di alam,  ada juga hasil budidaya, seperti kepiting soka (soft shel crab)/kepiting bercangkang lunak yang memang banyak digemari di pasaran. Mohammad Sahril, pembudidaya kepiting soka di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, mengatakan, bibit kepiting biasa beli dari pengepul di Pajagan, Bangkalan Rp50.000 setiap kilogram dengan isi 8-12 ekor. Saat harga menyentuh Rp90.000 ke atas, dia memilih  menunda budidaya karena margin keuntungan sangat tipis, bahkan berpotensi merugi. Menurut dia, rata-rata harga jual kepiting  Rp50.000-Rp150.000 per kilogram. Karena relatif mahal, kepiting soka hasil panennya dia jual terbatas, hanya pada kalangan menengan ke atas. “Ini masuk kalangan menengah ke atas …Kepitingnya sih yang kalah [pasokan kurang], [karena] banyak yang mesan,” katanya, Minggu (10/5/26) Sahril dan kelompoknya mengawali budidaya kepiting soka pada 2015. Sempat berhenti pada 2018, dia memulai kembali tujuh tahun kemudian di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Labuhan, Sepulu. Dia menyadari, peluang usaha dari budidaya kepiting soka berkat pendampingan salah satu perusahaan. Dua pekerja tengah melakukan aktivitas pengepulan kepiting di Bangkalan. Foto: Moh. Tamimi/Mongabay Indonesia.  Apartemen kepiting atasi masalah lahan Semula, budidaya dia lakukan di tambak. Kini beralih menggunakan kotak ‘apartemen’ khusus kepiting berbahan plastik  dalam bangunan berukuran 6×8 meter. Keputusan beralih ke metode apartemen itu lantaran harga sewa…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.