Mon,20 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Cegah penularan masif, Menkes kebut imunisasi campak sebelum Lebaran

Cegah penularan masif, Menkes kebut imunisasi campak sebelum Lebaran

cegah-penularan-masif,-menkes-kebut-imunisasi-campak-sebelum-lebaran
Cegah penularan masif, Menkes kebut imunisasi campak sebelum Lebaran
service

Nah kalau anak-anak ini terkena campak atau ada orang tua yang terkena campak kemudian bergerak, itu bisa menularkan yang lain

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya menargetkan dalam 1-2 minggu cakupan imunisasi campak dapat mencapai 95 persen sebelum Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.

“Nah hari ini sudah jalan satu minggu. Saya ngeliat hasilnya penetrasinya bagus. Angka pastinya saya belum dapat. Tapi memang kita ngejar ini kalau bisa sebelum Lebaran,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis.

Menkes menyebutkan imunisasi sudah dijalankan di 50 kabupaten/kota. Adapun target pencapaian sebelum Lebaran, lanjut dia, karena saat mudik orang-orang bergerak secara masif, sehingga ada risiko penyebaran.

Baca juga: Kemenkes ingatkan risiko kenaikan kasus campak jelang libur Lebaran

“Nah kalau anak-anak ini terkena campak atau ada orang tua yang terkena campak kemudian bergerak, itu bisa menularkan yang lain,” ucap Menkes.

Menkes menyebutkan satu orang campak berisiko menularkan ke 12-18 orang lain.

“Itu kalau kita mau menahan penularan kayak COVID dulu, ini harus 95 persen memiliki kekebalan karena imunisasi,” ujar Menkes.

Baca juga: Kemenkes ingatkan tidak asal sentuh anak cegah penularan campak

Percepatan tersebut digencarkan oleh puskesmas dan posyandu. Menkes Budi menyebutkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian juga menyatakan dukungannya terhadap langkah tersebut.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) siap untuk membuka layanan pemberian vaksin MR (Measles Rubella) pada posko-posko mudik guna mengantisipasi kenaikan penyebaran kasus campak saat musim libur Lebaran mendatang.

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan pihaknya siap mengantisipasi para pemudik dengan anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak.

Baca juga: Kemenkes siap buka layanan vaksin campak di posko mudik

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.