Thu,27 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Di Haul Buntet Pesantren, Menko Zulhas Tegaskan Besarnya Jasa Kiai Abbas bagi NKRI

Di Haul Buntet Pesantren, Menko Zulhas Tegaskan Besarnya Jasa Kiai Abbas bagi NKRI

di-haul-buntet-pesantren,-menko-zulhas-tegaskan-besarnya-jasa-kiai-abbas-bagi-nkri
Di Haul Buntet Pesantren, Menko Zulhas Tegaskan Besarnya Jasa Kiai Abbas bagi NKRI
service

Cirebon, NU Online

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan besarnya peran ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, jasa para ulama, termasuk Kiai Abbas Buntet, menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Tanpa Kiai Abbas, tidak ada NKRI. Tanpa Kiai Abbas, kita mungkin tidak ada di sini. Begitu pula guru-guru kita, para kiai, dan para santri,” ujar Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada Ziarah dan Tahlil Umum dalam rangka Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren di Makbaroh Gajah Ngambung, Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026).

Dalam sambutannya, Zulkifli mengatakan pesantren senantiasa menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa, baik pada masa perjuangan kemerdekaan maupun dalam mengisi pembangunan nasional. Menurutnya, para kiai dan santri telah memberikan teladan dalam menjaga persatuan serta mengabdikan diri kepada negara.

“Kita selalu berharap Indonesia senantiasa dilindungi oleh para guru, para kiai, dan para pahlawan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengasuh Pesantren Jagasatru Ayip Hasanain menjelaskan bahwa ziarah merupakan amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW, baik kepada orang yang masih hidup maupun yang telah wafat. Menurutnya, menziarahi orang-orang saleh, termasuk para masyayikh Buntet Pesantren, menjadi ikhtiar untuk meraih rida dan ampunan Allah SWT.

“Di dunia mereka mendapat rida Allah, bahkan setelah berada di alam barzakh pun tetap dinaungi rida Allah. Karena itu kita dianjurkan berziarah kepada mereka agar memperoleh keberkahan dari amal-amal kebaikan yang telah mereka lakukan semasa hidup,” katanya.

Ayip menambahkan, ziarah bukan sekadar mendoakan mereka yang telah wafat, tetapi juga menjadi sarana mengambil keberkahan dari orang-orang bertakwa.

“Keberkahan itulah yang kita harapkan setiap berziarah ke muassis Buntet Pesantren. Semoga keberkahan itu kita bawa pulang dan dirasakan pula oleh keluarga,” ujarnya.

Ribuan warga, santri, dan alumni Pondok Buntet Pesantren memadati kompleks pemakaman Gajah Ngambung untuk mengikuti rangkaian haul yang menjadi agenda tahunan pesantren tersebut. Tahlil akbar menjadi salah satu acara utama yang diikuti para jamaah.

Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren merupakan agenda tahunan untuk mengenang jasa para ulama, pengasuh, dan warga pesantren yang telah wafat. Selain menjadi ajang doa bersama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi keluarga besar Pondok Buntet Pesantren dengan masyarakat.

Rangkaian haul mencapai puncaknya pada Sabtu (1/8/2026) malam. Acara dijadwalkan dihadiri Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah Lirboyo Kediri KH Reza Ahmad Zahid, serta Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto.

Kontributor: Farhat Kamal

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.