Sun,6 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Erupsi Anak Krakatau, Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik tapi Jaga Saluran Pernapasan, Mata, Kulit

Erupsi Anak Krakatau, Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik tapi Jaga Saluran Pernapasan, Mata, Kulit

erupsi-anak-krakatau,-menkes-imbau-masyarakat-tidak-panik-tapi-jaga-saluran-pernapasan,-mata,-kulit
Erupsi Anak Krakatau, Menkes Imbau Masyarakat Tidak Panik tapi Jaga Saluran Pernapasan, Mata, Kulit
service

Jakarta, NU Online
 
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang meluas membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap ancaman kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menghimbau masyarakat tidak panik, tetapi tetap memperhatikan tiga bagian tubuh yang paling rentan terdampak, yakni pernapasan, mata, dan kulit.

“Yang pertama, dari sisi kesehatan, abu vulkanik ini ada tiga dampak yang harus kita jaga. Pertama adalah ke pernafasan, kedua adalah ke mata, dan yang ketiga adalah ke kulit itu adalah tempat-tempat dimana masalah kesehatan bisa terjadi akibat adanya debu vulkanik ini,” ujarnya dalam Konferensi Pers pada Ahad (6/9/2026).

Untuk menjaga pernapasan, Budi mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika harus keluar, masyarakat diminta menggunakan masker. “Untuk menjaga kesehatan pernafasan, usahakan kegiatannya dilakukan di rumah. Kalau Bapak Ibu harus keluar rumah, pastikan memakai masker,” katanya.

Ia mengatakan jika mengalami gangguan pernapasan, masyarakat diminta segera mendatangi puskesmas terdekat. “Kita sudah mengembangkan alat-alat nebulizer dan oksigen konsentrator (untuk menangani gangguan tersebut),” tuturnya.

Abu vulkanik juga berpotensi menyebabkan mata gatal dan iritasi. Budi menegaskan masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan kacamata untuk mengurangi risiko debu masuk ke mata.

“Kalau terjata sudah debunya masuk, pastikan jangan dikucek-kucek. Bersihkan pakai air dan segera ke puskesmas karena semua puskesmas sudah kita kasih obat tetes mata,” katanya.

Sementara itu, paparan abu vulkanik pada kulit juga perlu diwaspadai. Ia meminta masyarakat yang beraktifitas di luar ruangan untuk langsung membersihkan tubuh dengan air.

“Pastikan dibersihkan dengan air dengan hati-hati, karena mungkin saja ada beberapa partikelnya yang tajam. Bersihkan dengan hati-hati,” katanya.

Budi mengatakan bahwa di puskesmas juga menyiapkan salep kulit apabila masyarakat mengalami gatal atau gangguan pada kulit akibat abu vulkanik.

“Kalau bisa jangan keluar. Tapi kalau keluar rumah, pakai masker. Kalau mata, mesti pakai kacamata. Kalau kulit, begitu pulang langsung bersihkan,” tegasnya.

Kementerian Kesehatan, lanjutnya, telah mulai mengaktifkan seluruh health emergency operating center di wilayah terdampak. “Kita juga segera akan mengeluarkan surat edaran untuk memberikan guidance yang rinci terhadap para petugas tenaga kesehatan di seluruh kabupaten/kota yang terdampak,” pungkas Budi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.