Tue,11 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. FFI 2026 Diluncurkan, Usung Tema Askala Karya Sinema Indonesia dan Perkuat Daya Saing Film Nasional

FFI 2026 Diluncurkan, Usung Tema Askala Karya Sinema Indonesia dan Perkuat Daya Saing Film Nasional

ffi-2026-diluncurkan,-usung-tema-askala-karya-sinema-indonesia-dan-perkuat-daya-saing-film-nasional
FFI 2026 Diluncurkan, Usung Tema Askala Karya Sinema Indonesia dan Perkuat Daya Saing Film Nasional
service

Festival Film Indonesia (FFI) 2026 resmi diluncurkan pada Kamis, 18 Juni 2026, di Hutan Kota by Plataran, Jakarta. Peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan menuju Malam Anugerah Piala Citra FFI 2026 yang akan digelar pada 20 November 2026. 

Tahun ini, FFI mengangkat tema “Askala Karya Sinema Indonesia”, yang menegaskan peran sinema sebagai cahaya yang menjaga ingatan, budaya, dan perjalanan bangsa.

Askala Karya Sinema Indonesia Jadi Simbol Cahaya Perfilman Nasional

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengatakan tema FFI 2026 mengingatkan bahwa cahaya merupakan elemen mendasar dalam sinema, tidak hanya sebagai unsur teknis, tetapi juga simbol pengetahuan, harapan, dan memori kolektif bangsa.

“Karya sinema Indonesia merupakan cahaya yang terus menjaga dan menghidupkan memori kolektif bangsa,” ujar Fadli Zon.

Menurutnya, melalui film, pengalaman masyarakat dapat direkam, keberagaman budaya dirayakan, dan nilai-nilai kemanusiaan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menegaskan bahwa penguatan ekosistem perfilman menjadi kunci untuk menghadirkan film Indonesia yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global.

“Ekosistem perfilman adalah fondasi yang memastikan wajah budaya Indonesia hadir dengan kualitas terbaik,” kata Ahmad Mahendra.

Nirina Zubir dan Morgan Oey Jadi Duta FFI 2026

Dalam peluncuran tersebut, Komite FFI 2026 memperkenalkan Nirina Zubir dan Morgan Oey sebagai Duta FFI 2026. Kehadiran keduanya diharapkan dapat menjadi penghubung antara Komite FFI, pelaku industri perfilman, dan masyarakat pecinta film Indonesia.

Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), Fauzan Zidni, menegaskan bahwa FFI merupakan ruang apresiasi penting bagi insan perfilman nasional sekaligus bagian dari upaya membangun industri film yang sehat dan berkelanjutan.

“Kita ingin FFI menjadi cermin dari di mana industri kita berdiri hari ini, dan ke mana kita ingin melangkah bersama,” ujar Fauzan.

Ketua Umum Komite FFI 2026, Ario Bayu, juga optimistis terhadap perkembangan perfilman Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai meningkatnya jumlah film nasional yang tayang di bioskop dan tingginya minat penonton menunjukkan kepercayaan publik terhadap karya-karya sineas Indonesia semakin kuat.

“Ini adalah tanda bahwa penonton Indonesia semakin percaya pada cerita-cerita yang lahir dari negeri ini,” kata Ario Bayu.

Ia menambahkan bahwa bioskop dan platform streaming kini saling melengkapi dalam memperluas akses masyarakat terhadap film Indonesia.

Pendaftaran Dibuka hingga 31 Agustus, Penjurian Diperbarui

Komite FFI 2026 membuka pendaftaran untuk seluruh karya film dan kritik film mulai 18 Juni hingga 31 Agustus 2026 melalui laman resmi Festival Film Indonesia. Film yang dapat mengikuti kompetisi adalah karya yang telah ditayangkan di bioskop, pemutaran alternatif, platform streaming, maupun festival film di Indonesia pada periode 1 September 2025 hingga 31 Agustus 2026.

Selain membuka pendaftaran, FFI 2026 juga memperkenalkan sejumlah perubahan teknis. Salah satunya adalah perubahan nama kategori dari Pencipta Lagu Tema Terbaik menjadi Pencipta Lagu Tema Asli Terbaik guna memberikan apresiasi lebih besar kepada pencipta lagu khusus untuk film.

Ketua Bidang Penjurian FFI 2026, Budi Irawanto, menjelaskan bahwa penyempurnaan sistem penjurian dilakukan berdasarkan masukan dari publik dan pemangku kepentingan perfilman Indonesia.

“Hasil penjurian FFI harus mencerminkan standar pencapaian tertinggi dari sisi teknis, artistik, dan profesional,” ujar Budi.

Sementara itu, Ketua Bidang Program FFI 2026, Prilly Latuconsina, menyatakan bahwa fokus program tahun ini adalah memperluas akses edukasi dan apresiasi film kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti Masterclass dan Nomination Week.

“FFI tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga ruang belajar dan apresiasi bagi masyarakat luas,” kata Prilly.

Melalui tema Askala Karya Sinema Indonesia, FFI 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem perfilman nasional sekaligus meningkatkan daya saing film Indonesia di tingkat global. Masyarakat juga kembali diajak berpartisipasi melalui kategori Film Pilihan Penonton, Aktor Pilihan Penonton, dan Aktris Pilihan Penonton sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan sinema Indonesia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.