Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Free Float PANI Turun Jadi 7,96 Persen, Struktur Saham Disorot

Free Float PANI Turun Jadi 7,96 Persen, Struktur Saham Disorot

free-float-pani-turun-jadi-7,96-persen,-struktur-saham-disorot
Free Float PANI Turun Jadi 7,96 Persen, Struktur Saham Disorot
service

KABARBURSA.COM – Struktur kepemilikan saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) kembali menjadi perhatian pasar setelah perseroan melaporkan penurunan porsi saham free float pada April 2026.

Dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), free float PANI tercatat turun dari sebelumnya 11,02 persen menjadi hanya 7,96 persen pada akhir April 2026.

Penurunan tersebut terjadi ketika jumlah saham free float ikut menyusut dari sekitar 1,996 miliar saham menjadi sekitar 1,442 miliar saham. Padahal total saham tercatat perseroan masih tetap berada di level 18,117 miliar saham.

Artinya, ruang saham publik yang benar-benar dapat diperdagangkan di pasar semakin terbatas.

Di saat yang sama, pemegang saham pengendali PT Multi Artha Pratama masih menggenggam 15,234 miliar saham atau setara 84,09 persen kepemilikan di PANI. Komposisi tersebut tidak berubah dari bulan sebelumnya.

Dengan struktur seperti itu, pasar mulai melihat bahwa pergerakan saham PANI semakin dipengaruhi oleh ketatnya suplai saham publik di pasar reguler. Sebab ketika kepemilikan pengendali tetap dominan sementara porsi free float menyusut, jumlah saham yang benar-benar beredar di publik otomatis menjadi lebih terbatas.

Menariknya, penurunan free float ini terjadi bukan karena perubahan kepemilikan pengendali, melainkan akibat penyesuaian komponen saham publik yang dapat diperhitungkan sebagai free float sesuai ketentuan Bursa.

Dalam laporan tersebut, jumlah saham non-warkat milik pemegang saham kurang dari 5 persen memang masih tercatat sebesar 2,883 miliar saham. Namun tidak seluruhnya dapat dihitung sebagai free float efektif.

PANI mencatat terdapat saham yang berada dalam kategori pembatasan tertentu, termasuk saham milik perusahaan modal ventura dan private equity kurang dari 5 persen yang naik dari sekitar 886,95 juta saham menjadi sekitar 1,001 miliar saham pada April 2026.

Selain itu, terdapat pula saham lock-up sebesar 440 juta saham yang tidak diperhitungkan sebagai free float. Perseroan juga melaporkan adanya 148.200 saham yang berada dalam status sita atau blokir oleh otoritas berwenang.

Kondisi tersebut membuat free float efektif PANI turun cukup signifikan hanya dalam satu bulan.

Dalam laporan komposisi pemegang saham per 30 April 2026, saham publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen memang masih tercatat sekitar 2,883 miliar saham atau setara 15,91 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Namun ketika dilakukan penyesuaian berdasarkan aturan Bursa terkait saham yang dapat dihitung sebagai free float, angka efektifnya turun ke kisaran 7,96 persen. Kondisi ini membuat struktur saham PANI menjadi semakin ketat dibanding sebelumnya.

Di tengah situasi tersebut, jumlah pemegang saham berbasis SID juga mulai turun. Data April 2026 menunjukkan jumlah investor pemegang SID PANI turun menjadi 52.316 dari sebelumnya 53.811 investor.

Bagi pasar, perubahan free float seperti ini biasanya mulai diperhatikan karena dapat mempengaruhi likuiditas perdagangan hingga sensitivitas pergerakan harga saham. Semakin kecil saham yang benar-benar beredar di publik, semakin besar pula pengaruh arus transaksi terhadap volatilitas harga di pasar reguler.

Apalagi PANI dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu saham yang paling sering diperhatikan investor karena keterkaitannya dengan proyek pengembangan kawasan PIK 2 dan jaringan bisnis Agung Sedayu Group.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.