Fri,10 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Gelombang Panas di Jerman Tewaskan Lebih dari 5.000 Orang, Lansia Paling Rentan

Gelombang Panas di Jerman Tewaskan Lebih dari 5.000 Orang, Lansia Paling Rentan

gelombang-panas-di-jerman-tewaskan-lebih-dari-5.000-orang,-lansia-paling-rentan
Gelombang Panas di Jerman Tewaskan Lebih dari 5.000 Orang, Lansia Paling Rentan
service

Jakarta, Arina.id—Sedikitnya 5.120 orang meninggal akibat gelombang panas di Jerman sejak awal musim panas hingga akhir Juni 2026, menurut perkiraan yang dirilis Robert Koch Institute (RKI) pada Kamis.

“Angka tersebut telah melampaui rata-rata tahunan sekitar 2.900 kematian akibat cuaca panas yang tercatat sepanjang periode 2023 hingga 2025,” tulis Anadolu Agency dikutip Arina.id, Jumat 10 Juli 2026.

Laporan itu disusun berdasarkan pemantauan data kematian dari Federal Statistical Office of Germany serta data cuaca dari German Weather Service (DWD).

RKI memperkirakan sebanyak 4.310 kematian terjadi hanya dalam sepekan, yakni pada 22–28 Juni, ketika Jerman mengalami gelombang panas paling ekstrem. Pada periode tersebut, suhu udara di sejumlah wilayah bahkan melampaui 40 derajat Celsius.

Sementara itu, untuk periode April hingga 21 Juni, RKI memperkirakan terdapat 810 kematian akibat cuaca panas. Namun, seorang juru bicara RKI mengatakan hampir seluruh kasus tersebut terjadi pada pekan 15–21 Juni.

Kelompok lanjut usia menjadi yang paling terdampak. Hingga 28 Juni, sekitar 2.950 korban berusia 85 tahun ke atas, disusul sekitar 1.320 orang berusia 75–84 tahun, sekitar 550 orang berusia 65–74 tahun, dan sekitar 300 orang berusia di bawah 65 tahun.

Menurut DWD, Juni 2026 merupakan bulan Juni terpanas kedua di Jerman sejak pencatatan dilakukan, setelah rekor yang terjadi pada 2019.

Gelombang panas pada akhir Juni mendorong suhu udara melampaui 41 derajat Celsius, sementara 46 stasiun cuaca di berbagai wilayah Jerman mencatat suhu di atas 40 derajat Celsius pada 27 Juni.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.