Banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, tidak hanya merusak rumah masyarakat tetapi juga membawa kayu gelondongan dalam jumlah besar. Banyak lokasi tidak dapat dijangkau alat berat, sehingga diperlukan cara alternatif untuk membuka akses dan membersihkan material tersebut. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menurunkan empat gajah terlatih untuk mengangkut puing-puing kayu di wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Gajah tersebut adalah Midok, Abu, dan Ajis, serta satu gajah betina, Noni. “Mereka gajah terlatih dan berpengalaman dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, Kabupaten Aceh Besar. Mereka dipandu mahout yang sangat paham karakteristik gajah dan bertugas menarik batang kayu besar yang tersangkut di rumah warga serta membuka akses jalan yang tertutup material banjir,” terang Ujang Wisnu Barata, Kepala BKSDA Aceh, Minggu (7/12/2025). Permukiman masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang hancur akibat banjir. Foto: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia Para gajah diterjunkan di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, serta wilayah terdampak di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. “Keempatnya memiliki pengalaman panjang dalam operasi kemanusiaan. Mereka pernah terlibat pembersihan puing pasca-tsunami Aceh 2004. BKSDA Aceh menjadwalkan operasi pembersihan menggunakan gajah selama tujuh hari, hingga 14 Desember 2025. Fokus penanganan masih di Pidie Jaya karena akses ke kabupaten lain masih terhambat. “Jangan anggap ini sebagai bentuk penyiksaan satwa, karena kami sangat memperhatikan kesejahteraan mereka,” sambung Ujang. Gajah sumatera jinak diturunkan untuk membantu membersihkan permukiman warga di di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, ACeh, akibat banjir. Foto: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia Gajah juga dilibatkan sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat untuk peduli lingkungan…This article was originally published on Mongabay
Gajah Sumatera Bantu Singkirkan Kayu Sisa Banjir di Aceh
Gajah Sumatera Bantu Singkirkan Kayu Sisa Banjir di Aceh





Comments are closed.