Sat,29 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Greg Barton: NU Akan Lebih Bermanfaat bagi Indonesia Jika Tetap Mandiri

Greg Barton: NU Akan Lebih Bermanfaat bagi Indonesia Jika Tetap Mandiri

greg-barton:-nu-akan-lebih-bermanfaat-bagi-indonesia-jika-tetap-mandiri
Greg Barton: NU Akan Lebih Bermanfaat bagi Indonesia Jika Tetap Mandiri
service

Jombang, NU Online 
Pengamat Nahdlatul Ulama (NU) dari Univeritas Deakin, Australia, Greg Barton, menilai bahwa NU akan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Indonesia apabila tetap menjaga kemandirian sebagai organisasi masyarakat (ormas).

Greg menyampaikannya usai Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (29/8/2026).

“Saya kira justru kelebihan NU kalau mandiri dan sumbangannya lebih berarti dan bisa memberi bantuan pada negara kalau mandiri,” jelasnya.

Mengutip penilaian Presiden Prabowo Subianto, Greg mengatakan bahwa NU menjadi salah satu ormas yang esensial bagi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

“NU itu merupakan salah satu ormas, ya, sama dengan Muhammadiyah, yang sangat esensial untuk Republik Indonesia ini,” jelasnya.

Menurutnya, kekuatan NU justru terletak pada kemampuannya untuk tetap mandiri dalam menjalankan peran sosial dan kebangsaannya. 

Sebaliknya, Greg menegaskan jika NU terlalu dekat dengan kekuasaan hingga mengalami kooptasi, dapat merugikan NU maupun Indonesia.

“Dan kedua-duanya lebih bermanfaat kalau NU bisa lebih mandiri, bisa berfungsi sebagai check and balance, bisa memberi feedback terhadap presidensial,” jelasnya.

Ia berharap NU ke depan semakin mandiri, bukan dalam arti mengambil posisi berseberangan dengan pemerintah. Menurutnya, kemandirian justru diperlukan agar NU dapat memberikan sumbangan pemikiran dan masukan yang lebih berarti bagi negara.

“Jadi, harapan saya makin lama makin mandiri NU, bukan karena mau bertentangan dengan pihak pemerintah. Kalau lebih mandiri, sumbangannya lebih berarti,” katanya.

Selain itu, NU sejak awal memiliki tradisi mencari jalan tengah dalam menjalankan perannya sebagai organisasi kemasyarakatan. Sikap tersebut, memungkinkan NU memberikan nasihat kepada pemerintah.

“Bagaimana bisa memberi nasihat sebagai ormas yang mandiri, tapi dengan cara yang sopan santun, berarti tidak bertentangan dengan pemerintahan, tapi juga mandiri, suara dari rakyat,” jelasnya.

Saat pembukaan Muktamar, Presiden Prabowo juga mengatakan bahwa NU merupakan institusi yang memiliki jasa besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengatakan, cita-cita para pendiri NU adalah agar bangsa Indonesia bangkit dan mampu berdiri setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia.  

“Agar bangsa Indonesia setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia ini, agar bangsa Indonesia artinya kalau bangkit bangsa Indonesia yang terhormat, bangsa yang terhormat adalah bangsa yang adil dan makmur,” terangnya di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8/2026).
 

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.