Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menegaskan komitmen Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus mendukung program-program prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Namun, Gus Kikin menekankan bahwa kontribusi utama NU diarahkan pada pembangunan dan peningkatan kualitas manusia.
“Kita akan selalu mendukung program pemerintah. Tapi kan NU itu lebih membangun manusianya,” ujar Gus Kikin usai menghadiri acara Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026 di Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2026).
Gus Kikin tidak merinci program pemerintah yang akan menjadi bentuk dukungan PBNU. Ia menegaskan bahwa NU akan berkontribusi melalui upaya membangun kualitas sumber daya manusia.
“Jadi manusianya itu yang dibangun di NU, supaya kualitas manusianya bagus. Bersama-sama dengan pemerintah. Kita mendukung program pemerintah,” ungkapnya.
Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU
Gus Kikin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031 dalam Muktamar Ke-35 NU di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) pagi.
Gus Kikin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU dari awal hingga akhir. Muktamar tersebut juga dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Sosok Gus Kikin menjadi perhatian setelah sembilan kiai anggota Ahlul Hali wal Aqdi (AHWA) memilihnya sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar Ke-35 NU.
Sembilan anggota AHWA tersebut yakni KH Nurul Huda Djazuli, KH Tgk Nuruzzahri Yahya, KH AG Baharuddin HS, KH Miftachul Akhyar, KH Afifuddin Muhajir, KH Anwar Iskandar, KH Anwar Manshur, KH Said Aqil Siroj, dan KH Abun Bunyamin.





Comments are closed.