Sat,5 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Gus Kikin Silaturahim ke Duta Besar Arab Saudi, Serahkan Karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari

Gus Kikin Silaturahim ke Duta Besar Arab Saudi, Serahkan Karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari

gus-kikin-silaturahim-ke-duta-besar-arab-saudi,-serahkan-karya-hadratussyekh-kh-hasyim-asy’ari
Gus Kikin Silaturahim ke Duta Besar Arab Saudi, Serahkan Karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari
service

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin bersilaturahim ke kediaman Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi, Jumat (4/9/2026).

Silaturahim tersebut menjadi salah satu agenda Gus Kikin pada awal masa kepemimpinannya setelah terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026–2031 dalam Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Kikin menyampaikan bahwa pertemuan dengan Dubes Arab Saudi merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan persaudaraan sekaligus membangun kerja sama yang baik.

“Alhamdulillah, pada Jumat, 4 September 2026, saya berkesempatan bersilaturahim ke kediaman Yang Mulia Faisal bin Abdullah Al-Amudi, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia,” tulis Gus Kikin melalui keterangannya.

Sebelum berpamitan, Gus Kikin menyerahkan dua karya Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari kepada Dubes Faisal bin Abdullah Al-Amudi. Karya tersebut adalah Syarah Kitab Qanun Asasi dan Terjemah Qanun Asasi.

Kitab Qanun Asasi merupakan salah satu karya penting pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari, yang memuat pokok-pokok pemikiran dan prinsip dasar yang menjadi pijakan dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Penyerahan karya tersebut menjadi bagian dari silaturahim sekaligus upaya memperkenalkan khazanah pemikiran pendiri NU dalam pertemuan dengan perwakilan Kerajaan Arab Saudi di Indonesia.

Gus Kikin berharap silaturahim tersebut membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan persaudaraan serta kerja sama yang baik antara NU dan berbagai pihak.

“Semoga silaturahim ini senantiasa membawa keberkahan dan mempererat hubungan persaudaraan serta kerja sama yang baik,” ungkapnya.

Mulai Aktif Berkegiatan di Kantor PBNU

Kunjungan Gus Kikin ke kediaman Dubes Arab Saudi berlangsung pada hari yang sama ketika dirinya mulai aktif berkantor di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta.

Pada Jumat pagi, Gus Kikin hadir di Kantor PBNU untuk memulai aktivitasnya sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026–2031. Kehadiran tersebut menjadi momentum awal bagi Gus Kikin untuk berinteraksi langsung dengan jajaran pengurus dan pegawai PBNU setelah kepemimpinannya ditetapkan dalam Muktamar Ke-35 NU.

Dalam aktivitas perdananya di Kantor PBNU, Gus Kikin menyapa para pegawai dan meninjau sejumlah bagian di lingkungan kantor. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi Pojok Gus Dur.

Selain itu, Gus Kikin menerima sejumlah tamu dan melakukan pertemuan dengan berbagai pihak. Aktivitas tersebut menandai dimulainya kerja-kerja kepengurusan PBNU di bawah kepemimpinan baru setelah Muktamar Ke-35 NU.

Setelah berkantor perdana di PBNU, Gus Kikin melanjutkan agenda silaturahim dengan mengunjungi kediaman Dubes Arab Saudi. Pertemuan ini sekaligus menunjukkan perhatian terhadap penguatan hubungan NU dengan berbagai pihak, termasuk dengan Kerajaan Arab Saudi yang memiliki hubungan historis dan keagamaan yang erat dengan masyarakat Muslim Indonesia.

Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026–2031 melalui Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Ia ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU pada Senin (31/8/2026), menggantikan KH Yahya Cholil Staquf.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.