Wed,27 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Hanya Ada Satu Kurban Donasi, Warga Reje Payung Hadapi Keterbatasan Pascabencana

Hanya Ada Satu Kurban Donasi, Warga Reje Payung Hadapi Keterbatasan Pascabencana

hanya-ada-satu-kurban-donasi,-warga-reje-payung-hadapi-keterbatasan-pascabencana
Hanya Ada Satu Kurban Donasi, Warga Reje Payung Hadapi Keterbatasan Pascabencana
service

Jakarta, NU Online

Tradisi kurban di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, terhenti pascabencana. Warga menghadapi keterbatasan ekonomi dan fasilitas, sehingga pelaksanaan ibadah kurban tidak dapat berlangsung sebagaimana mestinya. 
 

Sejahtera, Kepala Desa Reje Payung, menjelaskan bahwa pascabencana, masyarakat di kampung tersebut tidak lagi melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Ia menuturkan, kondisi ekonomi warga yang masih sulit membuat tradisi kurban tidak bisa dijalankan sebagaimana biasanya. 

Menurutnya, tahun ini hanya ada satu ekor sapi yang disembelih. Itu pun berasal dari donasi sehingga pelaksanaan kurban berlangsung sangat terbatas. 

“Di Reje Payung tahun ini tidak ada lagi masyarakat yang melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Kebetulan hanya ada satu ekor sapi, itu pun berasal dari donasi seorang hamba Allah,” ujar Sejahtera kepada NU Online melalui sambungan telepon, pada Selasa (26/05/2026).

Sejahtera menyampaikan bahwa hingga saat ini bantuan dari pemerintah belum diterima oleh masyarakat. Jenis bantuan berupa logistik maupun barang-barang lain belum ada yang disalurkan, sehingga warga masih mengandalkan upaya mandiri dan dukungan dari pihak lain. 

“Kalau bantuan dari pemerintah untuk saat ini, bantuan jenis logistik ataupun benda benda lain belum ada,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan akses masyarakat di Reje Payung hingga kini masih bergantung pada jembatan apung. Jembatan tersebut terus diperbaiki dari waktu ke waktu, tetapi kondisinya belum mampu memberikan kelancaran mobilitas warga secara penuh. 

“Belum ada perbaikan dilakukan karena jembatan gantung masih dalam proses pembangunan. Diperkirakan pengerjaannya akan memakan waktu sekitar satu bulan lagi sebelum jembatan tersebut benar-benar selesai dan bisa digunakan,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, SD Negeri 10 Linge Aceh Tengah belum mendapatkan perbaikan apapun. Kondisi bangunan sekolah masih dibiarkan apa adanya, sehingga aktivitas belajar mengajar belum bisa berjalan dengan baik dan anak-anak harus menunggu lebih lama untuk memperoleh fasilitas pendidikan yang layak. 

“Ya mau gimana lagi, memang sudah begini. Mungkin kondisinya sampai sekarang belum ada perbaikan, anak-anak masih sekolah di dalam tenda. Jangankan sekolah, bongkahan yang di kampung aja belum ada perbaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, hingga kini belum ada lagi relawan yang datang ke Reje Payung. Terakhir kali bantuan hadir dari suatu komunitas, dan setelah itu, warga harus menghadapi keterbatasan tanpa dukungan relawan lain. 

Kontributor: Ahmad Syafiq Shidqi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.