Mon,18 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Imbauan bagi Masyarakat Indonesia atas Merebaknya Penyakit Ebola

Imbauan bagi Masyarakat Indonesia atas Merebaknya Penyakit Ebola

imbauan-bagi-masyarakat-indonesia-atas-merebaknya-penyakit-ebola
Imbauan bagi Masyarakat Indonesia atas Merebaknya Penyakit Ebola
service

Kementerian Kesehatan mengumumkan penetapan darurat kesehatan masyarakat oleh WHO atas menyebarnya penyakit ebola di Kongo dan Uganda. Pengumuman ini muncul di laman Kementerian Kesehatan, Minggu, 17 Mei 2026.

Penyakit ebola disebabkan oleh virus yang termasuk dalam genus Orthoebolavirus dari famili Filoviridae. Terdapat 3 tipe virus yang sering menyebabkan outbreak penyakit Ebola, seperti Ebola virus Disease (EVD), Sudan Virus Disease (SVD), dan Bundibugyo Virus Disease (BVD).

Angka kematian (CFR): 25-90%, dengan rata-rata 50%. Kontak dengan hewan yang terinfeksi (setelah penyembelihan, masak, atau konsumsi) maupun melalui kontak dengan cairan tubuh manusia yang terinfeksi
atau benda terkontaminasi. Penularan antar manusia terjadi ketika darah, cairan tubuh lain, atau sekresi (feses, urine, saliva, sperma) dari orang yang terinfeksi masuk ke tubuh orang sehat melalui kulit yang luka atau selaput lendir

Imbauan bagi masyarakat Indonesia

1. Menerapkan protokol kesehatan, terutama:
-Cuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer.
-Memakai masker apabila mengalami gejala, termasuk kelompok rentan dan berada.
-Menerapkan etika batuk dan bersin.

2. Menghindari kontak dengan orang/hewan yang terinfeksi serta benda yang terkontaminasi hewan/orang yang terinfeksi.

3. Mengkonsumsi daging hewan yang sudah dimasak/matang serta menghindari konsumsi hewan liar.

4. Apabila melakukan perjalanan ke negara terjangkit (Kongo dan Uganda), disarankan untuk melaksanakan protokol kesehatan sesuai angka (1) serta mengikuti himbauan protokol kesehatan dari otoritas kesehatan negara terjangkit.

5. Segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala Ebola (demam, perdarahan) pasca kepulangan (hingga 21 hari) dari negara terjangkit.

Deskripsi kejadian

-Pada 15 Mei 2026, Africa CDC melaporkan outbreak penyakit Ebola di Provinsi Ituri, RD Kongo. Total kasus hingga 16 Mei 2026: 246 suspek (termasuk 8 konfirmasi) dengan 80 kematian (4 kematian merupakan kasus konfirmasi) [CFR: 32,5%] dengan tiga Health Zone terdampak yaitu Mongwalu, Rwampara, dan Bunia.

-Kemungkinan kasus indeks merupakan seorang perawat di Bunia health zone yang meninggal pada 24 April 2026 dengan gejala mengarah ke penyakit virus Ebola: demam, perdarahan, muntah, dan kelemahan berat.

-Pemeriksaan genomik menyatakan bahwa virus Ebola pada outbreak ini adalah Bundibugyo virus. Selain itu, dilaporkan kasus impor berkaitan di Kampala, Uganda dan Kinshasa, Kongo yakni 3 konfirmasi dengan 1 kematian, keduanya memiliki riwayat perjalanan ke Kongo (termasuk Ituri). Kemungkinan faktor risiko: kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.