Sat,8 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Indonesia Jadi Saksi saat Uni Eropa Tegaskan Dukungan Kemanusiaan bagi Gaza

Indonesia Jadi Saksi saat Uni Eropa Tegaskan Dukungan Kemanusiaan bagi Gaza

indonesia-jadi-saksi-saat-uni-eropa-tegaskan-dukungan-kemanusiaan-bagi-gaza
Indonesia Jadi Saksi saat Uni Eropa Tegaskan Dukungan Kemanusiaan bagi Gaza
service

Indonesia Jadi Saksi saat Uni Eropa Tegaskan Dukungan Kemanusiaan bagi Gaza


Perayaan Hari Eropa atau Europe Day 2026 di Hotel Ayana Midplaza Jakarta pada Kamis, 7 Mei 2026, menjadi momentum penting bagi Uni Eropa untuk menegaskan komitmennya terhadap perdamaian global, termasuk dukungan kemanusiaan bagi Gaza, sekaligus memperkuat hubungan strategis dengan Indonesia. 

Acara ini juga menandai 38 tahun kehadiran diplomatik Uni Eropa di Jakarta dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi, diplomat negara anggota Uni Eropa, serta perwakilan Pemerintah Indonesia.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Denis Chaibi, menegaskan bahwa perayaan Europe Day bukan hanya seremoni tahunan, melainkan refleksi atas nilai persatuan dan perdamaian yang menjadi fondasi Uni Eropa. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Uni Eropa kini bergerak menuju kemitraan yang semakin erat di tengah dinamika global yang kompleks.

Dalam pidatonya, Denis Chaibi secara khusus menyoroti isu Gaza dan peran Uni Eropa dalam mendukung rakyat Palestina. Ia menyebut Uni Eropa sebagai donor kemanusiaan terbesar bagi Palestina dan terus mendorong akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan. 

“Kami ingin bekerja lebih banyak untuk Gaza, di mana Uni Eropa merupakan donor terbesar dan secara konsisten menyerukan kepada Israel agar membuka akses tanpa hambatan serta memastikan distribusi bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan,” ujar Chaibi.

Hingga Mei 2026, Uni Eropa tercatat telah mengalokasikan lebih dari 1,44 miliar euro untuk bantuan kemanusiaan dan dukungan bagi Palestina, termasuk penguatan infrastruktur air dan energi, dukungan kepada Otoritas Palestina, serta dorongan diplomatik menuju solusi dua negara. Di tengah konflik yang terus berlangsung, Uni Eropa juga menyerukan gencatan senjata dan perlindungan terhadap warga sipil.

Chaibi menilai berbagai krisis internasional saat ini memperlihatkan bahwa perdamaian tidak dapat dianggap sebagai sesuatu yang otomatis hadir. “Perdamaian itu tidak gratis. Perdamaian harus dipertahankan setiap hari,” katanya. 

Pernyataan itu disampaikan dalam konteks konflik di Gaza, Lebanon, hingga perang Rusia-Ukraina yang menurutnya berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan global, termasuk bagi Eropa dan Indonesia.

Hubungan Indonesia-Uni Eropa Memasuki Babak Baru

Selain isu geopolitik dan kemanusiaan, Europe Day 2026 juga menjadi ruang untuk menegaskan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Uni Eropa. Chaibi menyebut kemajuan besar dalam negosiasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang telah berlangsung selama satu dekade. 

Ia mengungkapkan bahwa setelah bertahun-tahun mengalami kebuntuan, negosiasi akhirnya mencapai titik penting berkat kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan pertemuan tingkat tinggi di Brussel pada 2025.

“Hanya ketika Eropa mau melihat melampaui Brussel dan Indonesia mau melihat melampaui berbagai hambatan, kita bersama-sama bisa mewujudkan potensi besar yang kita miliki,” ujar Chaibi. Ia menambahkan bahwa implementasi CEPA ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun depan.

Pemerintah Indonesia yang hadir sebagai Guest of Honour melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, juga menekankan pentingnya kemitraan strategis dengan Uni Eropa. Dalam sambutannya, Pratikno menyebut hubungan kedua pihak kini memasuki fase baru yang dibangun atas dasar kesetaraan dan saling menghormati.

“Hari ini kita memulai babak baru, babak yang dibangun atas dasar kesetaraan, saling menghormati, dan kepentingan bersama,” kata Pratikno. Ia menambahkan bahwa Indonesia memandang Eropa sebagai mitra penting dalam bidang ekonomi, teknologi, hingga transfer pengetahuan.

Menurut Pratikno, kerja sama Indonesia-Uni Eropa tidak hanya soal angka perdagangan, tetapi juga menyangkut penciptaan lapangan kerja, penguatan industri, dan peluang pembangunan yang lebih luas. “Kemitraan ini bukan hanya tentang angka perdagangan. Ini tentang lapangan kerja, industri, dan transfer teknologi,” ujarnya.

Diplomasi Budaya dan Investasi Berkelanjutan

Selain kerja sama politik dan ekonomi, Europe Day tahun ini juga menampilkan pendekatan diplomasi budaya. Salah satu rangkaian acaranya adalah pertunjukan musik tradisional Irlandia bertajuk “A Taste of Irish Trad” yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki pada 16 Mei 2026. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antarmasyarakat melalui seni dan budaya.

Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN, Sujiro Seam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara negara-negara Asia dan Uni Eropa yang terus berkembang menjelang 50 tahun hubungan dialog kedua kawasan pada 2027.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional European Investment Bank untuk Asia Tenggara dan Pasifik, Sunita Lukkhoo-Tassone, menegaskan bahwa investasi Uni Eropa di kawasan tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan dan ketahanan jangka panjang.

“Misi kami bukan hanya soal uang. Ini tentang menghadirkan nilai-nilai Eropa melalui keberlanjutan, keamanan, dan inovasi,” kata Sunita. Ia menjelaskan bahwa European Investment Bank aktif mendukung proyek konektivitas digital, penguatan ketahanan ekonomi, dan pemberdayaan usaha kecil di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.