Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Jangan Sembarangan! Panduan Aman Menjalani Transfusi Darah

Jangan Sembarangan! Panduan Aman Menjalani Transfusi Darah

jangan-sembarangan!-panduan-aman-menjalani-transfusi-darah
Jangan Sembarangan! Panduan Aman Menjalani Transfusi Darah
service

Mubadalah.id – Dalam keadaan darurat Anda mungkin memerlukan transfusi darah, yakni jika Anda telah kehilangan banyak darah dan memerlukan tambahan dari luar untuk menyelamatkan jiwa Anda.

Namun darah yang akan diberikan pada tubuh Anda harus melalui pengujian sebaik-baiknya. Hal ini agar bebas dari berbagai penyakit, misalnya hepatitis atau HIV/AIDS.

Sebaiknya Anda jangan menerima tranfusi darah kecuali bila keadaan benar-benar mendesak dan Anda terancam kehilangan nyawa.

Bila Anda telah memutuskan akan menjalani suatu operasi yang terjadwal dalam beberapa lama kemudian, dan masih ada waktu untuk bersiap-siap. Lalu tanyakan apakah mungkin bila Anda menyimpan darah Anda sendiri di rumah sakit untuk ia gunakan apabila perlu selama dan sesudah operasi nanti.

Bila cara ini tidak mungkin dilakukan, mintalah seorang teman atau saudara untuk menyumbangkan darahnya bagi Anda.

Pastikan dia telah menjalani tes hepatitis dan HIV/AIDS. Dan pastikan pula bahwa Anda maupun pasangan seksualnya tidak memiliki mitra seksual baru selama 6 bulan terakhir sampai saat itu.

Darahnya juga harus ia tes untuk mengetahui apakah cocok dengan kebutuhan Anda, apakah tubuh Anda bisa menerima. Bila Anda menerima tranfusi darah dari orang yang tidak ia kenal dan tidak ia uji lebih dulu untuk menangkal hepatitis dan HIV/AIDS. Maka, besar kemungkinan Anda akan ketularan.

Dalam kasus manapun, meski darah yang Anda terima sudah lolos uji, selama 6 bulan sesudah transfusi. Maka sebaiknya Anda dan pasangan Anda mempraktikkan hubungan seksual yang lebih aman. Lalu jalanilah tes HIV/AIDS untuk memastikan Anda benar-benar telah memperoleh transfusi yang aman. []

*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.