Tue,26 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Jauh-Jauh ke Amerika Serikat, Aulia Sarah Bawa Peribahasa Jawa Saat Pidato Wisuda Duke University

Jauh-Jauh ke Amerika Serikat, Aulia Sarah Bawa Peribahasa Jawa Saat Pidato Wisuda Duke University

jauh-jauh-ke-amerika-serikat,-aulia-sarah-bawa-peribahasa-jawa-saat-pidato-wisuda-duke-university
Jauh-Jauh ke Amerika Serikat, Aulia Sarah Bawa Peribahasa Jawa Saat Pidato Wisuda Duke University
service

Jauh-Jauh ke Amerika Serikat, Aulia Sarah Bawa Peribahasa Jawa Saat Pidato Wisuda Duke University


“As an Indonesian growing up on the island of Java, one Javanese proverb I’ve always carried with me is, Urip iku urup, which translates to, life is about giving light,” katanya.

Peribahasa Jawa, Urip iku urup dibawa ke panggung akademik Amerika Serikat oleh Aulia Sarah. Peribahasa itu adalah prinsip dan nilai yang ia bawa dari rumah.

“The simple proverb holds a profound truth. A meaningful life is one that, like a flame, brightens and warms its surroundings. Just as a candle burns to provide light and comfort to others, we too are meant to bring light into the lives we touch,” imbuhnya.

Kalau diartikan, kurang lebih seperti ini.

“Sebagai orang Indonesia yang tumbuh besar di pulau Jawa, salah satu peribahasa Jawa yang selalu saya pegang teguh adalah, Urip iku urup, yang artinya, hidup adalah tentang memberi cahaya. Peribahasa sederhana ini mengandung kebenaran yang mendalam. Hidup yang bermakna adalah hidup yang, seperti nyala api, menerangi dan menghangatkan sekitarnya. Sama seperti lilin yang menyala untuk memberikan cahaya dan kenyamanan kepada orang lain, kita pun ditakdirkan untuk membawa cahaya ke dalam kehidupan yang kita sentuh.”

Di kampus yang dikenal kuat dalam bidang teknik dan manajemen, Aulia malah berbicara tentang makna hidup. Jelas bukan asal ngutip. Jauh-jauh belajar ke Amerika Serikat, Aulia pengen ilmunya bisa bermanfaat bagi sekitarnya.

Siapa Aulia Sarah?

Aulia Sarah adalah lulusan Master of Engineering Management (MEM) di Duke University, Amerika Serikat. Ia menyelesaikan studinya dengan IPK 3,89 serta terpilih sebagai salah satu mahasiswa yang menyampaikan pidato dalam acara wisuda.

Aulia Sarah merupakan penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dari Kementerian Keuangan RI. Selama studi, Aulia juga aktif sebagai Graduate Teaching Assistant di bidang marketing serta terlibat dalam berbagai proyek dan kompetisi di sektor energi, termasuk geotermal dan industri migas.

Dengan latar belakang teknik dan manajemen, Aulia dikenal memiliki minat pada bidang energi dan teknologi, serta menekankan kepemimpinan yang berbasis empati dan kolaborasi.

Perempuan di Teknik, Siapa Takut?

Sebelum sampai di Duke, Aulia adalah mahasiswa Teknik Fisika di Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Di sana, ia lulus dengan IPK 3,63.

Teknik Fisika bukan jurusan yang ringan. Bidang ini mempelajari sistem industri, instrumentasi, hingga kontrol proses. Ia bahkan mendalami PFD dan P&ID saat menjadi asisten laboratorium.

PFD atau Process Flow Diagram adalah gambaran alur proses industri secara umum.
Sedangkan P&ID (Piping and Instrumentation Diagram) jauh lebih detail. Di situ tergambar pipa, katup, sensor, dan sistem kontrol dalam fasilitas industri.

Mudahnya, ia belajar membaca alur dan gambaran kompleks sebuah pabrik.

Usai menyelesaikan kuliahnya di Surabaya, Aulia Sarah melanjutkan studi Master of Engineering Management (MEM) di Duke. Program ini menggabungkan teknik dan manajemen industri. Mahasiswa tidak hanya belajar soal teknologi, tetapi juga strategi bisnis dan kepemimpinan. Ia sukses lulus dengan IPK 3,89.

Menariknya, Aulia juga menjadi Graduate Teaching Assistant in Marketing. Jadi bukan hanya bergelut dengan sistem teknik, tapi juga dengan strategi pasar.

Prestasi Aulia Sarah

Aulia adalah awardee LPDP dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Program beasiswa berbasis merit ini dikelola oleh Kementerian Keuangan Indonesia. Sebelumnya, ia pernah menerima Djarum Beasiswa Plus.

Aulia Sarah juga punya daftar pencapaian yang beragam, mulai dari kompetisi desain pabrik tingkat internasional hingga case competition bersama Mata Garuda LPDP dan McKinsey & Co.

Namun jika kembali ke pidatonya, yang ia tekankan bukanlah daftar pencapaian itu.

Ia menulis dalam profil LinkedIn-nya, “I bring strong empathy to leadership, fostering inclusive environments and personal growth.”

Di situlah makna urip iku urup. Memberi cahaya bukan hanya soal menciptakan solusi teknis, tapi juga tentang bagaimana kita hadir untuk orang lain.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.