Fri,1 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Kala Kawanan Monyet “Serbu” Markas Polda Kepri

Kala Kawanan Monyet “Serbu” Markas Polda Kepri

kala-kawanan-monyet-“serbu”-markas-polda-kepri
Kala Kawanan Monyet “Serbu” Markas Polda Kepri
service

Kuat dugaan  habitat yang makin rusak, ratusan kawanan monyet ekor panjang “menyerbu” Markas Polda Kepulauan Riau (Kepri). Mereka merangsek masuk dan menaiki atap rumah para pejabat polda yang berada di dalam komplek untuk mencari makanan. Pemandangan itu terjadi pada Sabtu (4/10/25) petang. Ratusan monyet dari  hutan tersisa di belakang mapolda itu mulai terlihat berhamburan masuk sekitar pukul 18.30. Mereka membagi diri dalam beberapa kelompok yang masing-masing terdiri dari 20-30 monyet. Di dalam komplek, satwa dengan nama latin Macaca fascicularis itu berjalan di atap rumah dinas para pejabat Polda Kepri. Sebagian terlihat memukul-mukul atap menciptakan suara bising, menggoyang-goyang tiang listrik, hingga melintas di kabel-kabel di komplek perumahan. Beberapa berjalan sambil melompat-lompat di atas mobil yang terparkir di garasi rumah. Suasana perumahan kala itu terlihat lengang karena tidak ada aktivitas berarti di sekitaran rumah, hanya beberapa  mobil terparkir. Salah seorang penghuni mengatakan, kejadian ini sudah  biasa di lingkungan Mapolda Kepri. “Setiap hari seperti ini, dan sudah berlangsung lama,” katanya menolak menyebut nama. Area hutan di belakang Mapolda Kepri yang telah beralih fungsi. Foto: Yogi Eka Sahputra/Mongabay Indonesia. Meresahkan Untung saja, aksi para monyet itu tak berlangsung lama. Sekitar 30 menit kemudian, mereka kembali bergerak ke dalam hutan. Seorang polisi yang enggan sebut nama mengatakan,  peristiwa malam itu sudah berlangsung bertahun-tahun karena hutan di sekitar Polda Kepri sudah gundul. Dia  resah dan terganggu lantaran monyet-monyet itu juga sebabkan jaringan kabel internet dan CCTV rusak. “Bahkan pernah HP dan kunci mobil diambil. Itu kejadian baru tahun-tahun 2025 ini juga,” katanya. Menurut dia, monyet-monyet itu…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.