Spokane, Arina.id – Kebakaran hutan besar melanda Kota Spokane, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, dan menghanguskan ratusan bangunan serta kawasan permukiman. Ribuan warga terpaksa mengungsi setelah tiga titik kebakaran terpisah muncul di dalam dan sekitar kota sejak akhir pekan.
Petugas pemadam kebakaran terus berupaya mengendalikan kobaran api hingga Senin (3/8/2026) waktu setempat. Namun, otoritas menyatakan ketiga kebakaran tersebut masih belum berhasil dikendalikan sama sekali.
Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat (National Weather Service/NWS) sebelumnya telah memperingatkan kondisi cuaca kebakaran yang sangat kritis akibat kombinasi angin kencang dan tingkat kekeringan ekstrem.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan puluhan rumah rata dengan tanah. Banyak bangunan hanya menyisakan cerobong bata dan pondasi, sementara rumah-rumah lain di sekitarnya nyaris tidak terdampak.
Seorang warga Spokane, Geoff Beadles, mengaku terpukul melihat kehancuran lingkungan tempat tinggalnya setelah berhasil mengungsi bersama tunangannya dan dua ekor anjing peliharaan.
“Hanya dengan berkeliling melihat rumah-rumah itu, ini adalah salah satu pemandangan paling menyedihkan yang pernah saya lihat seumur hidup,” ujarnya dikutip dari AFP.
Wali Kota Spokane, Lisa Brown, mengatakan ratusan rumah dan bangunan telah musnah akibat kebakaran.
“Ratusan rumah dan bangunan telah hilang. Kami masih menilai kemungkinan adanya korban jiwa,” kata Brown dalam konferensi pers, Minggu (2/8/2026).
Ia juga menyampaikan dukungan kepada seluruh warga yang kehilangan tempat tinggal maupun masih berada dalam ketidakpastian.
“Bagi masyarakat yang saat ini menderita karena kehilangan atau ketidakpastian, hati kami bersama Anda. Kami akan terus mendampingi dalam jangka panjang,” ujarnya.
Belum Ada Korban Jiwa
Hingga Minggu malam, petugas pemadam menyatakan kebakaran masih 0 persen berhasil dikendalikan. Meski prakiraan cuaca pada Senin menunjukkan angin mulai melemah, suhu diperkirakan kembali meningkat pada pertengahan pekan sehingga berpotensi memperburuk kondisi kebakaran.
Asap pekat yang menyelimuti Spokane juga diperkirakan membuat kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat.
Sheriff Spokane, John Nowels, mengatakan hingga kini belum ada laporan korban meninggal maupun korban luka.
“Namun, mengingat skala kebakaran dan proses investigasi di lokasi yang masih aktif, situasi itu masih bisa berubah,” katanya.
Gubernur Washington Bob Ferguson menetapkan status darurat setelah negara bagian tersebut mengalami empat tahun berturut-turut kekeringan. Menurutnya, perubahan iklim telah menciptakan kondisi yang semakin memicu kebakaran hutan berskala besar.
Ferguson mengungkapkan dirinya telah berkoordinasi dengan pemerintah federal, termasuk Presiden Donald Trump, untuk memperoleh tambahan sumber daya dalam penanganan bencana.
Musim Kebakaran Terburuk
Kepala Departemen Sumber Daya Alam Washington, David Upthegrove, mengatakan kebakaran di Spokane merupakan satu dari 15 kebakaran besar yang saat ini terjadi di seluruh Negara Bagian Washington.
“Ini adalah musim kebakaran hutan yang luar biasa di kawasan Pacific Northwest. Ini bukan musim yang normal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kombinasi cuaca ekstrem dan banyaknya kebakaran di wilayah barat Amerika Serikat membuat sumber daya pemadam kebakaran semakin terbatas.
Kebakaran terbesar di Spokane, yakni Old Trails Fire, melompati Sungai Spokane pada Sabtu sore sebelum merambat ke kawasan perkotaan.
Warga lainnya, Tena Risley, menceritakan kepanikannya saat melihat kobaran api muncul di belakang pepohonan dekat rumahnya. Ia segera menyelamatkan anjing peliharaannya dan beberapa barang penting sebelum terjebak kemacetan panjang akibat ribuan warga melakukan evakuasi secara bersamaan.
“Ada ratusan bahkan mungkin ribuan mobil,” katanya.
Pemerintah setempat mengeluarkan perintah evakuasi tingkat tertinggi, “Go Now”, bagi kawasan-kawasan di Spokane bagian utara yang dihuni ribuan penduduk.
Hingga Minggu pagi, ketiga kebakaran tersebut telah membakar sekitar 5.390 acre atau sekitar 2.181 hektare lahan. Sebagai langkah darurat, pemerintah membuka pusat pengungsian bagi warga terdampak di Spokane Convention Center.




Comments are closed.