Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Keluarga Minta Polisi Usut Pria Bermasker Pengemudi Mobil ASN Bangkalan

Keluarga Minta Polisi Usut Pria Bermasker Pengemudi Mobil ASN Bangkalan

keluarga-minta-polisi-usut-pria-bermasker-pengemudi-mobil-asn-bangkalan
Keluarga Minta Polisi Usut Pria Bermasker Pengemudi Mobil ASN Bangkalan
service

Bangkalan (beritajatim.com) – Misteri kematian Ruly Yunis Setiawati (50), aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang ditemukan meninggal di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda, terus menyisakan tanda tanya.

Keluarga korban kini meminta kepolisian mengusut tuntas sosok pria bermasker yang terekam kamera pengawas (CCTV) mengemudikan kendaraan korban menuju bandara.

Pria tak dikenal tersebut menjadi perhatian keluarga karena diduga menjadi orang terakhir yang membawa mobil dinas Toyota Innova pelat merah M 1090 GP sebelum jasad korban ditemukan dalam kondisi membusuk.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengungkapkan rekaman CCTV menunjukkan kendaraan memasuki kawasan Bandara Juanda pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam rekaman itu, seorang pria mengenakan masker terlihat mengemudikan mobil, sementara kursi penumpang depan sebelah kiri tampak direbahkan. Posisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa korban telah meninggal sebelum kendaraan tiba di lokasi parkir bandara.

“Kami menduga ibu RY ini saat dibawa ke bandara sudah dalam kondisi meninggal,” kata Risang, Kamis (26/6/2026).

Jasad RY baru ditemukan empat hari kemudian, tepatnya pada Rabu (24/6/2026), di kursi depan sebelah kiri kendaraan. Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut.

Berdasarkan temuan tersebut, pihak keluarga menduga area parkir Bandara Juanda bukan merupakan lokasi korban meninggal dunia, melainkan hanya tempat untuk meninggalkan jasad.

“Dugaan kami, lokasi tersebut cuma untuk menaruh jenazah saja, bukan lokasi utama RY meninggal,” ujarnya.

Selain keberadaan pria bermasker, keluarga juga menyoroti hilangnya sejumlah barang berharga milik korban. Menurut Risang, korban diketahui biasa mengenakan gelang emas di kedua tangan, kalung, serta cincin di tangan kanan.

Namun saat jenazah ditemukan, hanya cincin di tangan kiri dan anting di telinga kanan yang masih melekat.

“Yang tersisa cincin di kiri dan anting di telinga kanan. Sedangkan posisi kerudung rapi dan saat ditemukan tidak berseragam,” tutur Risang.

Di sisi lain, telepon seluler milik korban masih ditemukan di dalam mobil. Ponsel tersebut kini telah berhasil dibuka oleh penyidik dan sedang ditelusuri untuk mengungkap riwayat komunikasi maupun aktivitas digital korban sebelum meninggal dunia.

“Alhamdulillah ponselnya sudah bisa dibuka, insyaallah dari sana nanti ada petunjuk-petunjuk baru,” katanya.

Risang menambahkan, keluarga korban juga telah dimintai keterangan oleh penyidik terkait aktivitas dan lingkungan pergaulan korban selama bekerja sebagai ASN di lingkungan Pemkab Bangkalan.

Meski hingga kini penyidik belum menyimpulkan adanya unsur tindak pidana, pihak keluarga menilai keberadaan pria bermasker yang mengendarai mobil berisi korban menuju Bandara Juanda merupakan fakta penting yang harus segera diungkap.

“Yang pasti ada peristiwa seseorang yang membawa jenazah RY ke bandara untuk ditinggalkan. Ada yang berusaha menutupi peristiwa dari kematian RY, itu fakta dari CCTV,” tegasnya.

Kasus kematian RY hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Keluarga berharap seluruh fakta, termasuk identitas dan peran pria bermasker yang terekam CCTV, dapat segera terungkap guna memberikan kepastian atas penyebab kematian korban. (sar/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.