Mubadalah.id – Penanganan kanker mulut rahim atau kanker serviks sangat dipengaruhi oleh tahap ketika penyakit tersebut ditemukan. Kanker yang terdeteksi sejak dini umumnya masih dapat ditangani dengan tindakan medis untuk mengangkat atau menghancurkan jaringan yang mengalami perubahan atau pertumbuhan kanker.
Sebaliknya, ketika kanker baru diketahui setelah memasuki tahap penyebaran, penanganannya dapat menjadi lebih kompleks karena sel kanker kemungkinan telah menyerang bagian tubuh lain. Karena itu, pemeriksaan dan deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya mencegah kanker mulut rahim berkembang ke tahap yang lebih berat.
Bila hasil pemeriksaan menunjukkan displasia parah atau kanker yang sudah memasuki tahap penyebaran, penderita memerlukan perawatan dan pengobatan. Jenis perawatan yang dipilih perlu dibicarakan bersama dokter dengan mempertimbangkan kondisi dan tingkat perkembangan kanker.
Pada kasus yang anda temukan sejak dini, salah satu bentuk penanganan adalah dengan mengangkat atau menghancurkan jaringan yang terkena kanker. Tindakan tersebut bisa menyesuaikan dengan kondisi penderita serta sejauh mana kanker telah berkembang.
Salah satu metode yang dapat anda gunakan adalah krioterapi. Metode ini dengan membekukan jaringan yang mengalami perubahan menggunakan alat khusus sehingga jaringan tersebut dapat hancur.
Krioterapi menjadi salah satu pilihan penanganan pada kondisi tertentu ketika perubahan pada jaringan mulut rahim masih memungkinkan ditangani dengan metode tersebut.
Pengangkatan Mulut Rahim
Cara lain yang dapat anda lakukan adalah pengangkatan bagian mulut rahim yang terserang kanker melalui prosedur cone biopsy. Tindakan ini dapat anda lakukan dengan mengambil bagian jaringan berbentuk kerucut dari mulut rahim yang mengalami perubahan atau terserang kanker untuk segera mendapat pemeriksaan.
Penanganan pada tahap awal juga dapat memberikan peluang bagi perempuan untuk tetap memiliki fungsi reproduksi. Selama kanker belum menyebar dan kondisi memungkinkan untuk melakukan tindakan yang mempertahankan rahim. Maka perempuan masih dapat memiliki kesempatan untuk hamil dan melahirkan karena rahim tetap dapat berfungsi secara normal.
Namun, kondisi berbeda dapat terjadi ketika kanker baru ia temukan setelah berkembang lebih luas. Pada tahap tersebut, bagian tubuh lain di luar mulut rahim kemungkinan sudah ikut terserang. Penanganan pun dapat membutuhkan tindakan yang lebih besar untuk menghentikan perkembangan penyakit.
Salah satu tindakan yang dapat ia lakukan adalah operasi pengangkatan rahim dan mulut rahim. Operasi tersebut terkenal dengan istilah histerektomi. Selain operasi, pada kondisi tertentu kanker mulut rahim juga dapat melalui terapi penyinaran atau radiasi sesuai dengan pertimbangan medis dan kondisi penderita.
Karena itu, penanganan kanker mulut rahim tidak hanya berkaitan dengan pengobatan setelah seseorang telah positif menderita kanker. Upaya pencegahan dan pemeriksaan secara berkala juga menjadi bagian penting untuk menemukan perubahan pada mulut rahim sebelum berkembang menjadi kanker yang lebih sulit tertangani. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 501.





Comments are closed.