Mon,20 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Kerja Perempuan Bernilai Sedekah

Kerja Perempuan Bernilai Sedekah

kerja-perempuan-bernilai-sedekah
Kerja Perempuan Bernilai Sedekah
service

Mubadalah.id – Hadis tentang Ummu Mubasysyir al-Anshariyyah tidak hanya menunjukkan keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga menegaskan nilai kerja sebagai sedekah yang terus mengalir.

Dalam hadis riwayat Muslim, Nabi Muhammad saw. menyatakan bahwa setiap tanaman yang dimakan manusia, hewan, atau makhluk lain akan bernilai sedekah bagi orang yang menanamnya.

Hadis tersebut mengaitkan aktivitas menanam dan bekerja dengan nilai ibadah sosial. Setiap manfaat yang dihasilkan dari suatu pekerjaan dipandang sebagai kebaikan yang mendatangkan pahala bagi pelakunya.

Dalam riwayat itu, Nabi Muhammad saw. tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan dalam penilaian terhadap kerja. Penilaiannya berdasarkan pada kemanfaatan aktivitas tersebut, bukan pada jenis kelamin pelakunya. Selama pekerjaan memberi manfaat dan menopang kehidupan, aktivitas tersebut sebagai perbuatan baik.

Sejumlah ulama menilai bahwa prinsip ini relevan dalam pembahasan tentang perempuan pekerja. Perempuan bekerja di berbagai sektor, seperti pertanian, perdagangan kecil, sektor informal, dan usaha rumah tangga. Maka ia memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Hadis tentang Ummu Mubasysyir menunjukkan bahwa kerja yang menghasilkan kebutuhan dasar, seperti pangan, memiliki nilai sosial yang tinggi. Aktivitas tersebut dipandang sebagai bentuk kontribusi terhadap kehidupan bersama.

Oleh karena itu, keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi memiliki landasan keagamaan yang jelas. Islam memandang kerja sebagai sarana menghadirkan manfaat bagi sesama.

Dengan begitu, selama membawa kemaslahatan, maka semua pekerjaan yang laki-laki maupun perempuan lakukan, merupakan sebagai amal yang bernilai kebaikan dan sedekah yang berkelanjutan. []

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.