Thu,14 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Khitan Perempuan dan Dampaknya terhadap Kesehatan

Khitan Perempuan dan Dampaknya terhadap Kesehatan

khitan-perempuan-dan-dampaknya-terhadap-kesehatan
Khitan Perempuan dan Dampaknya terhadap Kesehatan
service

Mubadalah.id – Hingga saat ini, praktik khitan perempuan dinilai berpotensi melanggar hak asasi perempuan. Sejumlah organisasi perempuan dan pemerhati kesehatan menegaskan bahwa praktik ini tidak memiliki manfaat medis dan justru dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi perempuan.

Dalam konteks internasional, khitan perempuan dikategorikan sebagai female genital mutilation (FGM). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut FGM sebagai praktik berbahaya yang dapat menyebabkan infeksi, nyeri berkepanjangan, komplikasi saat persalinan, hingga gangguan fungsi seksual dan psikologis.

Di negara Afrika, FGM dengan cara pemotongan sebagian atau seluruh alat kelamin perempuan, sering kali tanpa prosedur medis yang aman. Praktik tersebut dapat mengakibatkan kecacatan permanen. Meski di Indonesia bentuknya cenderung lebih ringan, sejumlah ahli menilai risiko pelanggaran hak tetap ada.

Dokter dan seksolog Boyke Dian Nugraha pernah menyampaikan bahwa sekitar separuh perempuan yang mengalami khitan menghadapi kesulitan mencapai orgasme.

Kondisi ini berdampak pada kualitas kesehatan seksual dan relasi intim perempuan. Serta menunjukkan adanya pengabaian terhadap hak perempuan atas kenikmatan seksual.

Aktivis hak perempuan menilai khitan perempuan memperkuat relasi kuasa yang timpang antara laki-laki dan perempuan, terutama dalam ranah domestik. Tubuh perempuan mereka posisikan sebagai objek kontrol, sementara pengalaman dan kebutuhan biologis perempuan kerap terabaikan.

Sejumlah pihak mendorong negara untuk lebih tegas melindungi perempuan dari praktik-praktik yang berpotensi merugikan kesehatan dan hak asasi.

Edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan kesetaraan gender menjadi langkah penting untuk mengakhiri praktik khitan perempuan di berbagai daerah.

Sumber tulisanBuku Kisah Perempuan: Pengalaman Siklus Kehidupan Reproduksi Perempuan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.