Fri,15 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Konsep Qurrata A’yun dan Landasan Keluarga Sakinah

Konsep Qurrata A’yun dan Landasan Keluarga Sakinah

konsep-qurrata-a’yun-dan-landasan-keluarga-sakinah
Konsep Qurrata A’yun dan Landasan Keluarga Sakinah
service

Mubadalah.id – Konsep keluarga ideal dalam Islam salah satunya dirujuk dari istilah qurrata a’yun, yang berarti penyejuk hati atau penentram jiwa.

Istilah qurrata a’yun digunakan untuk menggambarkan harapan suami-istri agar pasangan hidup menjadi sumber ketenangan batin. Al-Qur’an memberikan kerangka konseptual mengenai hal tersebut melalui Surat ar-Rum ayat 21 yang menjelaskan tujuan penciptaan pasangan hidup.

Dalam ayat tersebut menyebutkan bahwa pasangan atau zawj merupakan tanda kekuasaan Allah. Kehadiran pasangan dipandang sebagai sarana untuk memperoleh ketenteraman jiwa atau sakinah.

Makna sakinah tidak terbatas pada ketenangan emosional, tetapi juga mencakup stabilitas psikologis dan keharmonisan relasi dalam rumah tangga. Dengan demikian, pernikahan menjadi institusi yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial.

Ayat yang sama juga menyebutkan dua unsur utama pembentuk sakinah, yakni mawaddah dan rahmah. Kedua istilah ini secara umum kita terjemahkan sebagai cinta dan kasih sayang. Dalam kajian tafsir, keduanya dapat kita pahami sebagai perangkat emosional yang ada di dalam setiap pasangan. Hal ini agar relasi perkawinan dapat berjalan secara seimbang.

Kehadiran pasangan hidup dalam kerangka ayat tersebut menunjukkan bahwa relasi suami-istri bukan sekadar kontrak sosial, melainkan bagian dari tanda kebesaran Tuhan yang memiliki tujuan tertentu. Tujuan itu adalah menciptakan ketenteraman dan keseimbangan dalam kehidupan manusia melalui hubungan yang saling melengkapi.

Dengan demikian, konsep qurrata a’yun berkaitan erat dengan terwujudnya keluarga sakinah yang keduanya bangun di atas fondasi mawaddah dan rahmah. Struktur ini menempatkan perkawinan sebagai institusi untuk menghadirkan ketenteraman. []

Sumber tulisan: Tiga Relasi dalam Perkawinan

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.