Sat,16 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Langka! Bunda Ini Melahirkan Dua Bayi Berjarak 18 Hari dengan Metode Persalinan Berbeda

Langka! Bunda Ini Melahirkan Dua Bayi Berjarak 18 Hari dengan Metode Persalinan Berbeda

langka!-bunda-ini-melahirkan-dua-bayi-berjarak-18-hari-dengan-metode-persalinan-berbeda
Langka! Bunda Ini Melahirkan Dua Bayi Berjarak 18 Hari dengan Metode Persalinan Berbeda
service

Jakarta

Kisah kehamilan seorang Bunda di Australia ini menarik perhatian dunia medis. Ia melahirkan dua bayi yang tampak seperti kembar, tetapi sebenarnya memiliki usia kehamilan berbeda sekitar 18 hari. Kondisi ini terjadi karena fenomena langka yang disebut superfetation, yaitu ketika seorang perempuan kembali hamil saat sudah sedang mengandung. Berikut kisahnya dikutip dari ABC.net.

Awalnya mengikuti program bayi tabung

Bunda bernama Sandra Searle dari Perth, Australia Barat, bersama suaminya David memang sudah lama menjalani program kehamilan. Saat merencanakan anak ketiga, Sandra kembali menjalani siklus IVF. Namun tanpa disadari, ia ternyata sudah hamil secara alami lebih dulu. Karena hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda kehamilan, proses IVF tetap dilanjutkan. 

Ternyata Sandra memang hamil dua kali sekali secara alami, dan sekali melalui IVF. Pasangan itu beralih ke teknologi reproduksi berbantuan setelah diberitahu bahwa mereka kemungkinan besar tidak akan bisa hamil secara alami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

David telah didiagnosis menderita kanker testis beberapa tahun sebelumnya, dan telah membekukan spermanya sebelum menjalani kemoterapi. Sementara itu, Sandra diberitahu bahwa jumlah sel telurnya rendah, sehingga IVF tampak seperti satu-satunya pilihan mereka.

Dan itu berhasil sebelumnya dua anak pertama pasangan itu, Georgia dan Fred, lahir melalui IVF. Sekarang mereka menginginkan anak ketiga. Setelah melewati pemeriksaan kesehatan rutin dan mengalami apa yang dia kira sebagai menstruasinya, Sandra memulai siklus IVF tanpa menyadari bahwa dia sudah hamil.

Dokternya, spesialis kesuburan Richard Murphy, menemukan dua kehamilan tersebut setelah memesan pemindaian awal ketika tes darah menunjukkan kadar hormon Ms. Searle sangat tinggi. Hasil pemindaian menunjukkan janin berukuran tujuh atau delapan minggu yang sekitar 18 hari lebih maju dari seharusnya, ditambah kantung kecil lainnya yang sesuai dengan kehamilan dini dari siklus IVF.

Fenomena langka bernama superfetation

Para dokter kemudian menyimpulkan bahwa Sandra mengalami superfetation, yaitu kondisi ketika pembuahan terjadi lagi setelah kehamilan pertama sudah dimulai. Dalam kasus ini, satu bayi berasal dari pembuahan alami, sedangkan bayi lainnya berasal dari embrio hasil IVF yang ditanamkan di rahim. 

Fenomena ini sangat jarang terjadi karena biasanya tubuh perempuan menghentikan ovulasi saat sudah hamil. Para ahli memperkirakan hanya ada sekitar 10 kasus superfetation yang pernah dilaporkan di dunia. 

Superfetation adalah kondisi langka ketika seorang perempuan mengalami ovulasi dan pembuahan kedua saat sudah hamil. Akibatnya, dua janin berkembang di rahim yang sama tetapi memiliki usia gestasi berbeda. Karena jaraknya biasanya hanya beberapa minggu, banyak kasus superfetation yang tidak terdeteksi dan dianggap sebagai kehamilan kembar biasa. 

Kehamilan yang tidak mudah

Selama masa kehamilan, Sandra harus menjalani pemantauan ketat dari tim dokter. Tantangan terbesar adalah menentukan waktu persalinan yang aman bagi kedua bayi, karena usia kehamilan mereka berbeda. Jika bayi yang lebih tua dibiarkan terlalu lama, risiko komplikasi bisa meningkat. Namun jika dilahirkan terlalu cepat, bayi yang lebih muda berisiko lahir sangat prematur. 

Dr. Murphy mengatakan salah satu faktor utama yang mempersulit kehamilan adalah menghitung tanggal optimal untuk melahirkan bayi-bayi tersebut, karena salah satunya akan jauh tertinggal perkembangannya dibandingkan yang lain.

“Antara usia kehamilan 36 setengah minggu dan 39 minggu, banyak perubahan terjadi pada bayi,” kata Dr. Murphy.

“Pada usia kehamilan 36 setengah minggu, bayi jauh lebih mungkin dirawat di ruang perawatan bayi karena masalah pernapasan dan membutuhkan dukungan ekstra. Dan umumnya bayi usia kehamilan 39 minggu lahir dan siap beraktivitas. Jadi, mencoba menentukan waktu optimal untuk keduanya dan mencoba menentukan apa yang terbaik secara keseluruhan selalu sulit,” sambungnya.

Dua bayi lahir sehat

Akhirnya, kedua bayi tersebut lahir dengan selamat pada April 2023. Bayi perempuan yang lebih tua diberi nama Poppy, sedangkan adiknya bernama Michael. Poppy lahir dengan berat sekitar 3 kilogram dan dianggap cukup bulan, sementara Michael lahir lebih kecil dengan berat sekitar 2 kilogram karena masih prematur. 

Meski sempat membutuhkan perawatan setelah lahir, keduanya akhirnya tumbuh sehat. Para dokter bahkan menyebut kelahiran ini sebagai “keajaiban medis” karena sangat jarang terjadi. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.