Tue,18 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Trump Ancam Bom Oman jika Menghambat Kesepakatan AS-Iran soal Selat Hormuz

Trump Ancam Bom Oman jika Menghambat Kesepakatan AS-Iran soal Selat Hormuz

trump-ancam-bom-oman-jika-menghambat-kesepakatan-as-iran-soal-selat-hormuz
Trump Ancam Bom Oman jika Menghambat Kesepakatan AS-Iran soal Selat Hormuz
service

Jakarta, Arina.id Presiden AS Donald Trump pada Senin (17/8/2026) mengancam akan membombardir Oman jika negara tersebut “menghalangi” kesepakatan AS dengan Iran terkait Selat Hormuz. Trump juga menyerukan agar Iran mengibarkan “bendera putih” sebagai tanda menyerah.

“Jika Oman menghalangi, kami akan membombardir mereka habis-habisan,” kata Trump kepada jurnalis Fox News, Trey Yingst.

Pernyataan tersebut merujuk pada pembicaraan yang sedang berlangsung antara Oman dan Iran mengenai pengaturan Selat Hormuz, sementara Washington juga tengah melakukan perundingan sendiri dengan Tehran.

Pejabat Iran dan Oman telah melakukan pembicaraan selama beberapa pekan mengenai pengaturan navigasi maritim di jalur pelayaran strategis tersebut. Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin mengatakan kedua negara sedang menyusun deklarasi bersama.

Namun, Trump berulang kali menyatakan bahwa Selat Hormuz berada di bawah kendali Amerika Serikat. Pernyataan itu disampaikan meski lalu lintas pelayaran di kawasan tersebut masih sangat terbatas setelah Iran secara efektif menutup selat tersebut pada awal konflik Timur Tengah pada 28 Februari.

Pada Jumat (14/8/2026), Trump bahkan mengklaim akan menjadikan Selat Hormuz sebagai bagian dari wilayah Amerika Serikat. Iran kemudian membalas dengan menyatakan bahwa jalur perairan strategis yang telah diblokadenya tersebut “akan tetap menjadi milik Iran”.

Sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai, Selat Hormuz dikenal sebagai jalur perairan internasional yang terbuka. Selat tersebut merupakan salah satu jalur pelayaran energi terpenting dunia dan menjadi rute bagi pengiriman minyak serta berbagai komoditas global.

Tehran menggunakan penguasaan efektif atas Selat Hormuz sebagai alat tawar dalam menghadapi upaya yang dipimpin Amerika Serikat untuk menghancurkan kekuatan militernya dan memaksa Iran meninggalkan program nuklir yang kontroversial.

Secara geografis, wilayah pesisir Iran membentang di sisi utara Selat Hormuz, sementara Oman berada di sisi selatan.

Trump juga mengatakan Iran harus “mengibarkan bendera putih tanda menyerah”, menurut unggahan Yingst di platform X yang memuat hasil wawancaranya dengan presiden AS tersebut.

Trump menegaskan bahwa dirinya tidak terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. Pernyataan itu disampaikan di tengah ketidakpopuleran perang tersebut di kalangan masyarakat Amerika Serikat menjelang pemilu paruh waktu pada November.

Dalam pemilu tersebut, Partai Demokrat sebagai oposisi berupaya merebut kendali Kongres dari Partai Republik yang dipimpin Trump.

Kepada Yingst, Trump juga mengungkapkan bahwa terdapat jalur komunikasi rahasia langsung antara pemerintahannya dan pejabat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

“Mereka pemain poker yang bagus, tetapi mereka sedang sekarat,” ujar Trump, sebagaimana dikutip dari pernyataan Yingst.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.