Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Bayar Kuliah dari Bengkel Garasi: Kisah Mahasiswa UNY yang Wisuda Berkat Restorasi Motor Klasik

Bayar Kuliah dari Bengkel Garasi: Kisah Mahasiswa UNY yang Wisuda Berkat Restorasi Motor Klasik

bayar-kuliah-dari-bengkel-garasi:-kisah-mahasiswa-uny-yang-wisuda-berkat-restorasi-motor-klasik
Bayar Kuliah dari Bengkel Garasi: Kisah Mahasiswa UNY yang Wisuda Berkat Restorasi Motor Klasik
service

Dana Brata Fitriawan Kusuma membayar biaya kuliah dari hasil bengkel


Sebuah motor bebek tua yang catnya kusam dan mesinnya mogok, jika di tangan Dana Brata Fitriawan Kusuma, bisa jadi sumber penghasilan yang mampu membayar biaya kuliah.

Ya, uang yang digunakan untuk membiayai kuliahnya itu, murni hasil keringatnya sendiri dari bengkel kecil di garasi rumah.

Kini, Dana resmi menyandang gelar sarjana dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Program Studi Teknik Manufaktur.

Bermula dari Tren yang Dilirik Anak SMK

Hasil usahanya yang saat ini mampu membiayai keperluan kuliah sebenarnya bertolak pada 2018. Kala itu, Dana masih kelas 2 SMK. Ia melihat tren restorasi motor retro mulai naik daun di kalangan penggemar otomotif.

Dana tidak hanya menjadi penikmat tren. Ia yang selangkah lebih maju, memutuskan terjun langsung dan mengambil peluang usaha.

“Saat itu saya masih SMK, dan melihat peluangnya menarik,” ujarnya, Senin (27/7/26), sebagaimana dikutip dari laman resmi UNY.

Keputusan itu terbilang berani untuk anak seusianya. Sementara teman-teman sebayanya sibuk menabung uang jajan, Dana mulai belajar membongkar dan merakit ulang motor bekas.

Kenapa Motor Bebek Lawas?

Dana tidak asal pilih motor. Ia fokus pada model-model bebek klasik seperti Honda C-70, Astrea 800, Astrea Prima, Astrea Grand, Honda Win, hingga Honda Supra X.

Alasannya praktis. Suku cadang motor-motor ini masih relatif mudah dicari di pasaran, meski usianya sudah puluhan tahun. Sebab, dalam dunia restorasi kendaraan, ketersediaan onderdil orisinal atau yang sepadan adalah salah satu kendala terbesar.

Kawan, perlu digarisbawahi bahwa restorasi berbeda dengan modifikasi. Modifikasi mengubah tampilan motor sesuai selera pemilik. Sebaliknya, restorasi sifatnya mengembalikan motor ke wujud aslinya, semirip mungkin dengan kondisi saat baru keluar pabrik. Makanya, ketersediaan suku cadang adalah aspek yang cukup penting.

“Prinsip restorasi adalah membuat kendaraan kembali seperti baru, sesuai bentuk aslinya,” kata Dana.

Oleh karena itu, bengkel tersebut diberi nama Bebek Restorasi.

Kuliah Sambil Kejar Tenggat Bengkel

Menjalankan usaha sambil kuliah bukan perkara mudah, apalagi di jurusan teknik yang dikenal padat praktikum dan tugas. Dana harus pintar membagi waktu.

Tantangannya bukan cuma soal waktu. Ia juga harus memutar otak mencari suku cadang yang kadang langka, sekaligus menjaga standar kualitas hasil restorasi agar tetap layak jual.

Soal harga, warga Gesikan, Sidoarum, Sleman ini mematok tarif jasa restorasi sekitar Rp8 juta per unit. Itu pun belum termasuk biaya penggantian suku cadang.

Skala usahanya memang tidak besar. Dalam sebulan, bengkelnya hanya sanggup menangani maksimal lima unit motor. Wajar, sebab satu motor butuh waktu pengerjaan antara dua minggu sampai satu bulan, tergantung tingkat kerusakan dan kelengkapan komponen yang harus diganti.

Kerja kerasnya kini membuahkan hasil. Selain menutup kebutuhan hidup sehari-hari, penghasilan dari bengkel inilah yang membiayai kuliahnya sampai lulus.

Usahanya pun tidak jalan di tempat. Dana mulai menggandeng rekan kerja dan pelanggannya kini datang dari berbagai daerah, tidak hanya seputar Sleman atau Yogyakarta.

Ia juga aktif mencari jalur pengembangan usaha lewat kampus, salah satunya Program Mahasiswa Wirausaha dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Lewat program ini, Dana bahkan sempat menyabet juara pertama tingkat nasional pada 2022.

Kini, setelah dinyatakan lulus, alumni SMKN 3 Yogyakarta ini tidak berencana menghentikan usahanya walaupun gelar sarjana sudah ada di tangan. Sebaliknya, ia ingin membesarkan bengkelnya menjadi usaha yang lebih profesional dan berskala lebih luas, sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi orang lain.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.