Tak sedikit bayi yang baru lahir memiliki gangguan sistem pernapasan akut akibat terpapar virus RSV. Salah satu cara yang direkomendasikan untuk mencegah masalah tersebut adalah dengan pemberian vaksin RSV bagi ibu hamil.
Virus RSV dapat menyerang bayi dalam beberapa bulan pertama kehidupannya. Bayi yang terkena virus ini akan mengalami kesulitan bernapas, kesulitan makan, hingga sakit parah. Tercatat, lebih dari 20 ribu bayi di Inggris telah mengalaminya.
Melihat betapa besar risikonya terhadap bayi yang baru lahir, para ahli mencanangkan pemberian vaksin RSV pada ibu hamil. Rencana ini dibuat dan direalisasikan sejak tahun 2024 dengan menargetkan ibu hamil 28 minggu untuk menerima vaksin tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, masih banyak ibu hamil yang skeptis atau tidak begitu mempercayai khasiatnya. Para ahli pun tidak menyerah dan terus mengedukasi para perempuan agar memahami betapa pentingnya vaksin RSV tersebut terhadap kehamilan.
Berbagai penelitian pada akhirnya dilakukan untuk memaksimalkan manfaat vaksin tersebut. Laporan terbaru datang dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA). Studi tersebut menganalisis dampak vaksin dan menemukan bahwa vaksin tersebut memberikan perlindungan yang sangat baik terhadap virus RSV pada bayi dengan kondisi rentan.
Mengenal virus RSV
Sebelum lebih jauh, kita kenali dulu apa itu virus RSV dan bagaimana gejalanya, Bunda. Seperti kepanjangannya, Virus Sinsitial Pernapasan, merupakan virus yang dapat memengaruhi dan mengganggu sistem pernapasan penderitannya.
Beberapa gejala terpapar virus RSV adalah pilek, infeksi dada, nafas terengah-engah, hingga peradangan paru-paru. Tentunya kondisi ini sangat berbahaya dan mengancam jiwa. Bahkan menurut ahli, sejumlah kecil penderita meninggal setiap tahunnya.
“Pada bayi dengan infeksi parah, Anda dapat melihat dada dan paru-paru mereka kesulitan bernapas, karena mereka mencoba menghirup oksigen yang cukup. Ini sangat menakutkan sebagai orang tua,” kata kepala program RSV dari UKHSA, Dr. Conall Watson yang dikutip dari laman BBC.
Tingginya jumlah bayi yang dirawat inap
Studi dari UKHSA mengamati dan meneliti hampir 300 ribu bayi yang lahir dalam rentang September 2024 hingga Maret 2025 di Inggris. Jumlah bayi yang digunakan dalam penelitian ini setara dengan sekitar 90 persen semua kelahiran di Inggris.
Ditemukan bahwa lebih dari 4.500 bayi dirawat di rumah sakit. Sebagian besar bayi yang dirawat tersebut adalah bayi yang ibunya belum menerima vaksin RSV selama kehamilan.
Melihat besarnya jumlah bayi yang dirawat inap, Dr. Watson menekankan kepada para ibu hamil agar segera mendapatkan vaksin RSV karena itu akan membantu bayi mereka. Terlebih, pada musim dingin di mana cuaca lebih ekstrim untuk bayi.
“Saya akan mendorong orang-orang untuk memberikan vaksin RSV karena itu akan membantu anak mereka. Vaksin tersebut dapat membuat perbedaan besar dalam menjaga keselamatan bayi selama musim dingin,” jelasnya.
“Saya sangat menganjurkan setiap ibu hamil untuk mendiskusikannya dengan bidan mereka, tenaga kesehatan lainnya, dan bersiap untuk mendapatkan vaksin pada kunjungan kehamilan minggu ke-28, atau janji temu vaksin lain yang dijadwalkan segera setelah itu,” sambungnya.
Efektivitas pemberian vaksin RSV pada ibu hamil
Data terbaru diungkap pada 18 April di konferensi global European Society of Clinical Microbiology and Infectious Diseases (ESCMID). Para peneliti UKHSA menemukan bahwa pemberian vaksin RSV pada ibu hamil di minggu ke-28 memiliki perlindungan hampir 80 persen.
Karena bayi yang lahir setidaknya empat minggu setelah ibunya divaksinasi, periode tersebut sangatlah tepat. Namun, vaksinasi yang dilakukan lebih lambat selama kehamilan pun, seperti 10 hingga 13 hari sebelum kelahiran, masih memberikan perlindungan hingga 50 persen.
Selain itu, mereka juga menemukan bahwa bayi prematur, yang sangat rentan terhadap RSV, dapat terlindungi dengan baik, asalkan ada jarak minimal dua minggu antara vaksinasi dan kelahiran.
“Evaluasi kami terhadap musim pertama program ini di Inggris memberikan konfirmasi penting bahwa vaksinasi RSV pada ibu sangat melindungi bayi baru lahir, lebih dari 80 persen, dan efektivitasnya mencapai hampir 85 persen ketika vaksinasi dilakukan setidaknya 4 minggu sebelum kelahiran,” kata Ahli Epidemiologi UKHSA, Matt Wilson.
Demikian penjelasan bagaimana vaksin RSV sangat baik untuk ibu hamil karena mampu mencegah rawat inap bayi. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)





Comments are closed.