Mubadalah.id – Yodium dibutuhkan tubuh untuk mencegah gondok, yaitu pembengkakan atau benjolan pada leher, serta berbagai masalah kesehatan lainnya. Kekurangan yodium bagi ibu hamil juga dapat berdampak serius pada perkembangan bayi.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan bayi mengalami kretinisme atau gangguan pertumbuhan dan kecacatan yang memengaruhi kemampuan berpikir.
Cara paling mudah untuk memenuhi kebutuhan yodium adalah menggunakan garam beryodium dalam makanan sehari-hari.
Selain garam beryodium, beberapa makanan juga mengandung yodium. Di antaranya:
Pertama, kerang-kerangan, seperti udang. Kedua, ikan. Ketiga, rumput laut. Keempat, kuning telur. Kelima, hati.
Jika kretinisme atau gondok banyak ditemukan di suatu wilayah, masyarakat dapat mencari informasi kepada dinas kesehatan setempat mengenai kemungkinan memperoleh minyak yodium atau suntikan yodium.
Jika layanan tersebut tidak tersedia, ibu-ibu dapat membuat larutan yodium di rumah menggunakan yodium povidon.
Membuat Larutan Yodium
Larutan yodium dapat dibuat dengan menambahkan satu tetes yodium Lugol ke dalam satu gelas air minum atau susu.
Di daerah yang banyak ditemukan kasus kretinisme dan gondok, semua orang, kecuali ibu yang menyusui, perlu minum segelas larutan yodium ini setiap bulan sepanjang hidup mereka. Hal ini terutama penting bagi anak-anak dan ibu hamil.
Namun, konsumsi yodium tidak boleh melebihi takaran yang dianjurkan. Terlalu banyak yodium justru dapat membahayakan kesehatan.
Yodium juga perlu ibu hamil simpan dengan baik. Simpan yodium pada suhu ruang dan di tempat yang gelap untuk melindunginya dari paparan cahaya.
Vitamin A
Vitamin A memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata dan membantu tubuh melawan infeksi. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan rabun senja dan, dalam kondisi yang berat, menyebabkan kebutaan pada anak-anak.
Kebutuhan vitamin A juga meningkat selama kehamilan dan menyusui. Karena itu, ibu perlu memperhatikan asupan makanan yang mengandung vitamin A selama kedua masa tersebut.
Sayuran berwarna hijau dan kuning tua serta buah-buahan berwarna kuning merupakan sumber vitamin A yang dapat Anda konsumsi sehari-hari.
Selain memperhatikan makanan, ibu juga perlu memastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi. Bersamaan dengan mengonsumsi makanan sehat, ibu perlu minum cukup air dan cairan lain setiap hari.
Jus buah, air kelapa, susu, dan teh herbal merupakan beberapa pilihan minuman yang dapat Anda konsumsi. Minuman tersebut dapat menjadi bagian dari asupan cairan harian selama Anda konsumsi dalam jumlah yang sesuai. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, halm 49.





Comments are closed.