Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Mengenal Makkah dan Tanah Haram di Tengah Penyelenggaraan Haji 2026

Mengenal Makkah dan Tanah Haram di Tengah Penyelenggaraan Haji 2026

mengenal-makkah-dan-tanah-haram-di-tengah-penyelenggaraan-haji-2026
Mengenal Makkah dan Tanah Haram di Tengah Penyelenggaraan Haji 2026
service

Makkah, NU Online

Makkah al-Mukarramah merupakan salah satu kota suci umat Islam dan menjadi ibu kota Provinsi Makkah, Arab Saudi. Kota ini terletak sekitar 70 kilometer dari Jeddah, di kawasan pedalaman dekat Laut Merah.

Secara geografis, Makkah berada di lembah sempit pada ketinggian sekitar 277 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh perbukitan. Berdasarkan data Google Arts and Culture, jumlah penduduk Makkah pada 2015 mencapai 1.578.722 jiwa, dengan estimasi populasi metropolitan sekitar 2,04 juta jiwa pada 2020, menjadikannya kota terpadat ketiga di Arab Saudi.

Secara historis, menurut Philip K. Hitti dalam History of the Arabs, penduduk awal Makkah adalah kaum Jurhum yang berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nabi Ismail diketahui menikah dengan perempuan dari suku Jurhum.

Namun, setelah masa Nabi Ismail AS, kesucian Tanah Haram sempat terabaikan. Terjadi berbagai penyimpangan, seperti pencurian harta Ka’bah hingga tertimbunnya sumur Zamzam.

Pada masa Abdul Muthalib, kakek Nabi Muhammad SAW, sumur Zamzam kembali ditemukan. Hal ini sebagaimana dijelaskan Muhammad Husain Haekal dalam Sejarah Hidup Muhammad.

Di Makkah terdapat kawasan Tanah Haram yang memiliki batas-batas tertentu dan tidak seluas wilayah provinsi. Batas ini ditetapkan sejak masa Nabi Ibrahim AS atas petunjuk Malaikat Jibril dan tetap terjaga hingga masa Rasulullah SAW serta dilestarikan sampai sekarang.

Menurut Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri dalam Tarikh Makkah al-Mukarramah, batas Tanah Haram meliputi Tan’im di utara (sekitar 7 km dari Ka’bah), Idha’ah Liben di selatan (12 km), Lembah ‘Uranah di timur (15 km), serta Asy-Syumaisi atau Hudaibiyah di barat (22 km).

Di kawasan ini berdiri Masjidil Haram dan Ka’bah sebagai pusat ibadah haji, rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan bagi umat Islam yang mampu, setidaknya sekali seumur hidup.

Setiap musim haji, jutaan umat Islam dari berbagai penjuru dunia datang ke Makkah. Jumlah jamaah bahkan dapat mencapai tiga kali lipat dari populasi penduduk setempat.

Tahun ini, musim haji 2026 tengah berlangsung dengan kedatangan jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia yang menjadi negara dengan kuota jamaah terbesar di dunia.

Pemerintah Arab Saudi mewajibkan setiap jamaah menggunakan visa haji khusus yang diterbitkan melalui platform resmi Nusuk atau agen perjalanan berwenang. Visa ini hanya berlaku untuk ibadah haji dan bersifat satu kali masuk. Jamaah juga wajib memiliki izin haji (hajj permit) serta memenuhi persyaratan kesehatan dan dokumen perjalanan. Tanpa dokumen resmi, seseorang tidak diperkenankan memasuki wilayah suci.

Jamaah Haji Indonesia 2026

Indonesia memperoleh kuota sebanyak 221.000 jamaah. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap melalui 525 kelompok terbang (kloter) dari sejumlah embarkasi di seluruh Indonesia, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

Gelombang pertama (22 April-6 Mei 2026) diberangkatkan menuju Madinah terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan ke Makkah. Sementara gelombang kedua (mulai 7 Mei 2026) langsung menuju Jeddah sebelum ke Makkah.

Jamaah haji Indonesia diterbangkan oleh maskapai Garuda Indonesia yang melayani sekitar 277 kloter (±102.500 jamaah) dari 10 embarkasi, serta Saudia Airlines yang melayani 248 kloter (±101.860 jamaah) dari 6 embarkasi.

Embarkasi utama meliputi Soekarno-Hatta (Tangerang), Juanda (Surabaya), Adi Soemarmo (Solo), Kertajati (Majalengka), Sultan Hasanuddin (Makassar), Zainuddin Abdul Madjid (Lombok), serta embarkasi lainnya seperti Aceh, Medan, Padang, Banjarmasin, dan Balikpapan.

Hingga akhir April 2026, puluhan ribu jamaah Indonesia telah tiba di Tanah Suci, terutama di Madinah. Proses pemberangkatan berlangsung lancar meski di tengah dinamika geopolitik kawasan. Kepulangan jamaah dijadwalkan mulai Juni hingga Juli 2026.

Berdasarkan keterangan Kementerian Haji dan Umrah, penyelenggaraan ibadah haji 2026 sejauh ini berjalan lancar. Proses pemberangkatan, kedatangan, serta mobilisasi jamaah dari Madinah ke Makkah berlangsung tertib dengan pengawasan petugas di berbagai titik layanan.

Data per Sabtu (2/5/2026) menunjukkan operasional haji berjalan baik dan terkendali. Sebanyak 192 kloter dengan total 74.652 jamaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 184 kloter dengan 71.362 jamaah dan 733 petugas telah tiba di Madinah.

Dari sisi layanan kesehatan, tercatat 6.823 jamaah menjalani rawat jalan. Sebanyak 117 jamaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 141 jamaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi, dengan 59 jamaah masih menjalani perawatan.

Adapun jumlah jamaah wafat tercatat sebanyak 7 orang, yang sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan bahwa seluruh jamaah yang wafat akan mendapatkan hak badal haji. Doa dipanjatkan agar seluruh almarhum dan almarhumah memperoleh husnul khatimah.

Juru Bicara Kementerian Haji, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa secara umum penyelenggaraan haji hingga hari ke-13 berjalan sesuai rencana dan terus menunjukkan peningkatan kualitas layanan.

“Alhamdulillah, seluruh proses operasional haji berjalan lancar dan terkendali. Kami terus memastikan setiap jamaah mendapatkan layanan terbaik, mulai dari keberangkatan, kedatangan, hingga mobilisasi antar kota suci dengan pengawalan petugas yang optimal,” ujarnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.