Mubadalah.id – Cobalah bicarakan dengan keluarga agar perkawinan ditunda dulu sampai Anda sudah merasa siap dan menemukan pasangan yang tepat.
Banyak gadis yang mampu menamatkan sekolah dan bekerja dulu sebelum membentuk keluarga sendiri. Dalam selang waktu itu Anda bisa lebih mengenal diri sendiri dan mengetahui apa yang Anda inginkan.
Kalau Anda menunggu, barangkali malah akan Anda temukan pasangan yang memiliki perasaaan yang sama dengan Anda tentang hidup ini.
Jangan Tergesa-gesa Memiliki Anak
Akan lebih mudah membesarkan anak yang sehat dan bahagia bila Anda menunggu sampai Anda dan pasangan Anda merasa siap membentuk keluarga. Seandainya sekarang Anda sudah ingin menimang bayi pikirkan dulu:
Pertama, apakah Anda mampu meneruskan pendidikan?. Kedua, bagaimana memenuhi segala kebutuhan anak, pangan, sandang, papan, dsb?
Ketiga, siapkah Anda memberikan dukungan emosional yang diperlukan seorang bayi agar tumbuh menjadi anak yang sehat dan bahagia? Keempat, maukah pasangan Anda membantu mengasuh anak? Kelima, bagaimana keluarga membantu?
Oleh karena itu, orang tua dan gadis remaja bisa bekerja sama untuk mengatur agar gadis-gadis bisa mempelajari bagaimana cara kerja tubuh, seluk-beluk seksualitas, dan pencegahan kehamilan di usia yang terlalu muda.
Hal ini bisa Anda kerjakan di rumah, dan bisa juga mengadakan program-program di sekolah, di balai RT, RW, desa atau kelurahan, atau di tempat-tempat ibadah. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 78.




Comments are closed.