Fri,11 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Mudik Lebaran 2026, Kecelakaan Capai 2.119 Kasus, 190 Orang Meninggal Dunia

Mudik Lebaran 2026, Kecelakaan Capai 2.119 Kasus, 190 Orang Meninggal Dunia

mudik-lebaran-2026,-kecelakaan-capai-2.119-kasus,-190-orang-meninggal-dunia
Mudik Lebaran 2026, Kecelakaan Capai 2.119 Kasus, 190 Orang Meninggal Dunia
service

Jakarta, NU Online

Masa mudik Lebaran 2026 telah usai. Sejumlah pemudik kini mulai melakukan perjalanan arus balik ke kota. Polri bersama Jasa Raharja mencatat angka kecelakaan dan korban selama periode mudik tahun ini.

Korlantas Polri dan Jasa Raharja mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas pada periode 13–22 Maret 2026 atau selama masa Siaga Lebaran mencapai 2.119 kejadian.

Dari jumlah tersebut, total korban kecelakaan tercatat sebanyak 3.597 orang, dengan 190 orang di antaranya meninggal dunia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melalui laman resmi Humas Polri, mengeklaim bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebesar 3,23 persen pada arus mudik Lebaran 2026.

Ia juga menyebut angka fatalitas atau korban meninggal dunia turun signifikan sebesar 24,61 persen dibandingkan Operasi Ketupat 2025.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menjelaskan bahwa penurunan angka kecelakaan merupakan hasil dari kombinasi beberapa faktor.

“Pertama, adanya penguatan manajemen rekayasa lalu lintas yang dilakukan Korlantas Polri, termasuk pengaturan arus mudik yang lebih terdistribusi. Kebijakan work from anywhere yang diumumkan pemerintah jauh hari sebelumnya juga berdampak signifikan dalam pemerataan arus mudik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3/2026).

Sementara itu, pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata, Djoko Setijowarno, menyoroti minimnya integrasi transportasi massal di daerah tujuan selama mudik 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat masih sangat bergantung pada kendaraan pribadi, terutama karena keterbatasan layanan transportasi umum di daerah.

Djoko menilai, keberhasilan mudik tidak cukup diukur dari kelancaran lalu lintas, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat beralih ke transportasi umum.

“Tanpa konektivitas yang memadai di titik akhir atau last mile, masyarakat akan tetap memilih kendaraan pribadi sebagai opsi paling praktis untuk mobilitas di kampung halaman,” ujarnya kepada NU Online.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.