Mon,18 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Mudik Lebaran 2026, LPBINU Jabar Imbau Pemudik Waspadai Hujan Lebat dan Jalur Rawan

Mudik Lebaran 2026, LPBINU Jabar Imbau Pemudik Waspadai Hujan Lebat dan Jalur Rawan

mudik-lebaran-2026,-lpbinu-jabar-imbau-pemudik-waspadai-hujan-lebat-dan-jalur-rawan
Mudik Lebaran 2026, LPBINU Jabar Imbau Pemudik Waspadai Hujan Lebat dan Jalur Rawan
service

Bandung, NU Online
Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jawa Barat meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Imbauan ini dikeluarkan menyusul adanya potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di sejumlah titik di Jawa Barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas rendah hingga menengah masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Barat selama masa Lebaran. 

Masyarakat disarankan untuk memulai perjalanan pada pagi hingga siang hari guna menghindari hujan yang umumnya turun pada sore hingga malam hari.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa meski secara umum curah hujan berada di kategori rendah hingga menengah, beberapa wilayah tetap berpotensi mengalami hujan lebat.

“Beberapa wilayah diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi, antara lain sebagian wilayah Kabupaten Majalengka, barat daya Kabupaten Kuningan, sebagian wilayah Kabupaten Sumedang, serta tenggara Kabupaten Subang,” ujar Teguh Rahayu dalam keterangan resminya, Sabtu (14/3/2026).

Selain ancaman hujan, BMKG juga menyoroti potensi gelombang laut di perairan selatan Jawa Barat yang diprediksi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Masyarakat pesisir dan wisatawan juga diminta mewaspadai banjir rob yang diprediksi terjadi pada 19 Maret dan 22 Maret 2026 akibat fenomena astronomis.

Di sisi lain, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperingatkan bahwa musim hujan yang masih berlangsung berpotensi memicu tanah longsor, terutama di wilayah lereng curam dengan batuan vulkanik yang mengalami pelapukan.

Beberapa wilayah di Jawa Barat yang tergolong rawan longsor meliputi:

  • Kabupaten Bogor
  • Kabupaten Sukabumi
  • Kabupaten Cianjur
  • Kabupaten Tasikmalaya
  • Kabupaten Garut

Pemudik yang melintasi jalur utama seperti Jalur Puncak, Jalan Raya Cibadak–Sukabumi, jalur menuju Garut Selatan, serta jalur Lembang–Maribaya–Subang diminta ekstra waspada saat hujan deras mengguyur.

Ketua LPBINU Jawa Barat, Dadang Sudardja, menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Ia meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca terkini dari lembaga resmi sebelum berangkat.

“Informasi cuaca dan potensi bencana harus menjadi perhatian para pemudik. Dengan memperhatikan peringatan dini dari BMKG dan PVMBG, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan mengurangi risiko di perjalanan,” tegas Dadang.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.