Sat,30 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. OMED Raup Pendapatan Bersih Rp2,06 Triliun pada 2025

OMED Raup Pendapatan Bersih Rp2,06 Triliun pada 2025

omed-raup-pendapatan-bersih-rp2,06-triliun-pada-2025
OMED Raup Pendapatan Bersih Rp2,06 Triliun pada 2025
service

KABARBURSA.COM – PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) sukses membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,06 triliun pada tahun 2025. Angka ini meningkat 9,4 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan Rp1,89 triliun pada tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto meningkat 15,0 persen YoY menjadi Rp717,5 miliar, dengan margin laba bruto membaik menjadi 34,8 persen dari sebelumnya 33,1 persen.

“Peningkatan margin ini mencerminkan efisiensi biaya produksi serta perbaikan bauran produk ke arah produk dengan margin yang lebih tinggi,” tulis manajemen OMED dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat, 27 Maret 2026.

Sementara itu, OMED membukukan laba usaha sebesar Rp390,9 miliar atau tumbuh 12,2 persen YoY, dengan margin usaha sebesar 18,9 persen.

Laba tahun berjalan OMED meningkat 13,9 persen YoY menjadi Rp368,9 miliar dibandingkan Rp324,0 miliar pada tahun sebelumnya.  Beriringan dengan itu, laba per saham (EPS) OMED meningkat menjadi Rp13,57 dari Rp11,89.

Memasuki tahun 2026, manajemen menyatakan OMED mempertahankan pandangan yang konstruktif terhadap
prospek pertumbuhan industri alat kesehatan nasional meskipun dihadapkan pada tantangan global seperti ketidakpastian geopolitik dan potensi tekanan harga energi.

OMED sendiri menargetkan pendapatan sekitar Rp2,3 triliun pada tahun 2026 atau tumbuh di kisaran 10–15 persen YoY. Selain itu, Perseroan juga menargetkan margin laba bruto berada pada kisaran awal 30 persen dan penjualan ekspor mencapai USD1,0–1,5 juta.

“Target tersebut akan didukung oleh penguatan distribusi domestik, pengembangan produk dengan margin lebih tinggi, ekspansi pasar ekspor, serta peningkatan efisiensi operasional yang berkelanjutan,” tulis manajemen. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.