Sat,30 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Penyakit Ginjal Naik jadi Penyebab Kematian Global Top 10, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai

Penyakit Ginjal Naik jadi Penyebab Kematian Global Top 10, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai

penyakit-ginjal-naik-jadi-penyebab-kematian-global-top-10,-ini-gejala-yang-perlu-diwaspadai
Penyakit Ginjal Naik jadi Penyebab Kematian Global Top 10, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai
service

Jakarta

Tahukah Bunda? Sebuah studi baru menunjukkan bahwa jumlah perempuan dan laki-laki di seluruh dunia yang mengalami penurunan fungsi ginjal kini mencapai rekor tertinggi. Kini, penyakit tersebut menjadi salah satu dari 10 penyebab kematian global.

Dilansir dari laman Nyu Langone Health, angka tersebut meningkat dari 378 juta orang yang menderita penyakit ini pada 1990 menjadi 788 juta pada 2023, seiring dengan pertumbuhan dan penuaan populasi dunia.

Para peneliti NYU Langone Health, Universitas Glasgow, dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di Universitas Washington, mengungkap bahwa sekitar 14 persen orang dewasa di dunia menderita penyakit ginjal kronis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil lebih lanjut menunjukkan sekitar 1,5 juta orang meninggal karena kondisi tersebut pada 2023, peningkatan lebih dari 6 persen sejak tahun 1993 jika memperhitungkan perbedaan demografi usia antar negara dari waktu ke waktu.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa penyakit ginjal kronis umum terjadi, mematikan, dan semakin memburuk sebagai masalah kesehatan masyarakat utama,” ujar penulis senior, Joresh Coresh, MD, PhD.

Analisis penelitian tersebut meneliti peningkatan penyakit ginjal, di mana ginjal secara bertahap kehilangan kemampuannya untuk menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah.

Kasus ringan mungkin tidak menunjukkan gejala, sementara stadium paling parah dapat memerlukan dialisis, terapi penggantian ginjal, atau transplantasi organ.

Penyakit ginjal kronis

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, penyakit ginjal kronis terjadi ketika ada kerusakan pada ginjal dan organ ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Ginjal seperti filter dalam tubuh yang bekerja untuk menyaring limbah, racun, dan kelebihan air dari darah. Ginjal juga membantu fungsi lain seperti kesehatan tulang dan sel darah merah. Ketika mulai kehilangan fungsinya, ginjal tidak dapat melakukan tugasnya yang membuat limbah menumpuk di dalam darah.

Penyakit ginjal disebut kronis karena fungsinya perlahan menurun seiring waktu. Kondisi ini menyebabkan gagal ginjal, yang juga disebut penyakit ginjal stadium akhir.

Tidak semua orang penderita ginjal kronis mengalami gagal ginjal, tetapi penyakit ini seringkali memburuk tanpa pengobatan.

Pada tahap awal penyakit ginjal, biasanya tidak memiliki gejala yang terlihat. Seiring memburuknya penyakit, gejalanya dapat meliputi:

  • Merasa ingin buang air kecil lebih sering
  • Kelelahan, lemas, tingkat energi rendah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Pembengkakan pada tangan, kaki, dan pergelangan kaki
  • Sesak napas
  • Air kencing berbusa atau bergelembung
  • Mata bengkak
  • Kulit kering dan gatal
  • Sulit konsentrasi
  • Sulit tidur
  • Mati rasa
  • Mual atau muntah
  • Kram otot
  • Tekanan darah tinggi
  • Kulit menjadi lebih gelap

Perlu diketahui bahwa dibutuhkan waktu selama bertahun-tahun agar limbah menumpuk di dalam darah dan menyebabkan gejala.

Cara mencegah penyakit ginjal

Melakukan medical check up secara rutin adalah langkah awal yang baik untuk mencegah penyakit ginjal. Berikut beberapa hal lain yang dapat Bunda lakukan:

  • Mengelola tekanan darah tinggi
  • Mengelola kadar gula darah jika menderita diabetes
  • Konsumsi makanan yang seimbang
  • Jangan merokok atau menggunakan tembakau
  • Lakukan aktivitas fisik setidaknya selama 30 menit, lima hari dalam seminggu
  • Pertahankan berat badan yang sehat
  • Minum obat pereda nyeri tanpa resep hanya sesuai petunjuk. Mengonsumsi lebih dari yang dianjurkan dapat merusak ginjal

Demikian fakta terkait penyakit ginjal yang menjadi salah satu dari 10 penyebab kematian di dunia dan beberapa gejalanya yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.