Jakarta –
Cara cegah kolesterol naik penting diketahui agar tidak memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti gangguan jantung dan stroke. Pasalnya, kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah dan mengganggu kesehatan tubuh.
Kolesterol sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk membantu berbagai fungsi penting. Namun, jika jumlahnya berlebihan dan tidak terkontrol, kondisi ini bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan yang serius.
Untuk itu, menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan menerapkan gaya hidup sehat menjadi langkah penting menjaga kadar kolesterol tetap stabil. Dengan pencegahan yang tepat, risiko penyakit berbahaya pun dapat dikurangi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahaya kolesterol tinggi bagi jantung
Dari laman resmi Facebook Ayo Sehat Kementerian Kesehatan RI, ada sejumlah bahaya yang perlu diwaspadai bagi jantung jika kolesterol meningkat. Berikut di antaranya:
- Plak kolesterol menyempitkan pembuluh darah
- Jantung kerja lebih keras
- Risiko serangan jantung dan stroke meningkat
Cara mencegah kolesterol naik
Bunda tidak dapat mengendalikan faktor risiko genetik untuk kolesterol tinggi. Namun, bisa mengatur gaya hidup menjadi lebih sehat. Untuk menurunkan risiko terkena kolesterol tinggi, berikut beberapa cara pencegahan yang dapat dilakukan:
1. Diet sehat
Melansir dari healthline, untuk membantu Bunda mencapai dan mempertahankan kadar kolesterol yang sehat, dokter mungkin akan merekomendasikan perubahan pada pola makan.
Mereka mungkin akan menyarankan Bunda untuk membatasi asupan makanan yang tinggi kolesterol, lemak jenuh, dan lemak trans. Pilih sumber protein yang rendah lemak, seperti ayam, ikan, dan kacang-kacangan.
Konsumsi berbagai makanan tinggi serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh. Pilihlah makanan yang dipanggang, dibakar, dikukus, dipanggang di atas panggangan, dan dipanggang di dalam oven.
2. Tes darah
Bunda yang suka mengonsumsi makanan berlemak, seperti daging dan jeroan kambing, perlu memeriksa kadar kolesterol saat pemeriksaan kesehatan berkala.
Kadar kolesterol bisa dikatakan normal, apabila berada pada tingkat di bawah 200 mg/dL. Pastikan juga tekanan darah berada pada tingkat normal, yaitu pada 120/80 agar jauh dari serangan penyakit hipertensi dan juga hipotensi.
Dilansir Kemenkes RI, kadar kolesterol yang tinggi sering kali tidak memiliki gejala. Hanya dengan tes darah Bunda dapat mengetahui kadar kolesterol dalam darah.
Tes lipoprotein dilakukan untuk mengukur beberapa jenis kolesterol, seperti trigliserida. Tes ini sebaiknya dilakukan rutin oleh orang dewasa setiap 5 tahun sekali.
3. Menjaga berat badan tetap ideal
Obesitas atau kelebihan berat badan juga dapat berkontribusi terhadap kolesterol jahat dalam darah. Oleh karena itu, Bunda disarankan untuk menjaga berat badan tetap ideal.
Selain itu, ukuran lingkar perut juga memengaruhi kadar kolesterol dalam darah yaitu tidak lebih dari 80 sentimeter untuk perempuan dan 90 sentimeter untuk laki-laki.
4. Rutin berolahraga
Melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menstabilkan berat badan dan menurunkan kadar kolesterol jahat.
Waktu yang direkomendasikan pada orang dewasa untuk berolahraga ringan hingga berat yaitu 30 menit sampai dengan 2 jam tiap minggu.
5. Hindari merokok
Merokok juga dapat meningkatkan kolesterol dengan melukai pembuluh darah, mempercepat kerusakan pada arteri, yang memicu risiko penyakit jantung dan stroke.
Perlu diingat juga bahwa risiko sakit jantung dan stroke karena kolesterol darah yang tinggi tidak hanya dialami oleh perokok aktif, tetapi juga perokok pasif.
Nah, itulah beberapa cara pencegahan kolesterol naik yang dapat Bunda lakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)





Comments are closed.