Thu,14 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Pergeseran Pola Ceramah dalam Perspektif Dakwah Mubadalah

Pergeseran Pola Ceramah dalam Perspektif Dakwah Mubadalah

pergeseran-pola-ceramah-dalam-perspektif-dakwah-mubadalah
Pergeseran Pola Ceramah dalam Perspektif Dakwah Mubadalah
service

Mubadalah.id – Pendekatan Dakwah Mubadalah menghadirkan perubahan pola komunikasi keagamaan dari model satu arah menuju model dialogis dan timbal balik. Dalam praktik ceramah konvensional, materi dakwah kerap berfokus pada nasihat yang ditujukan kepada satu pihak tertentu, seperti hanya menekankan kewajiban perempuan menjaga kehormatan atau hanya menyoroti tanggung jawab laki-laki sebagai pemimpin keluarga. Perspektif mubadalah berupaya menyeimbangkan penekanan tersebut.

Dalam pendekatan ini, setiap pesan moral dapat kita pahami sebagai ajakan yang berlaku bagi kedua belah pihak dalam relasi sosial. Jika perempuan harus menjaga diri, maka laki-laki juga harus mengendalikan pandangan dan perilaku.

Jika suami mendapat tanggung jawab menafkahi, maka istri harus berpartisipasi sesuai kapasitasnya dalam memperkuat ketahanan keluarga. Prinsip ini menunjukkan bahwa nilai agama tidak lagi menjadi beban sepihak, melainkan sebagai tanggung jawab bersama.

Pendekatan timbal balik tersebut tidak hanya mengubah materi dakwah, tetapi juga cara pandang terhadap relasi gender. Dakwah tidak lagi kita pahami sebagai ruang penegasan hierarki, melainkan sebagai ruang edukasi bersama yang menumbuhkan kesadaran moral kolektif. Sebab, relasi yang sehat lahir dari kerja sama, bukan dari ketakutan atau tekanan normatif.

Para pemerhati studi keislaman menilai bahwa pola dakwah yang dialogis dapat memperkuat penerimaan pesan agama di masyarakat. Penyampaian yang menekankan kesalingan dinilai lebih relevan dengan dinamika sosial kontemporer yang menuntut partisipasi setara antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.

Melalui pendekatan ini, dakwah berfungsi sebagai instrumen transformasi sosial yang tidak hanya menyampaikan ajaran normatif, tetapi juga mendorong terbentuknya relasi sosial yang berkeadilan. Perspektif mubadalah menegaskan bahwa pesan moral agama bertujuan memperkuat kualitas hubungan antarmanusia, sekaligus menjaga keseimbangan tanggung jawab dalam kehidupan bersama. []

Sumber Tulisan: Dakwah Mubadalah

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.